Satu Pasien Negatif Coronavirus

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Seorang perempuan telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Kota Cimahi karena mengalami gejala mirip penderita penyakit mematikan Coronavirus Disease (Covid-19).


Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Cibabat, dr. Reri Marliah, membenarkan informasi adanya seorang pasien yang dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut pada Jumat (6/3/2020), dengan gejala batuk dan pilek seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

“Betul ada yang ditangani. Bukan suspect corona virus, tapi pasien dalam pengawasan Gejalanya hanya batuk dan pilek seperti ISPA,” kata dr. Reri saat dihubungi, Sabtu (7/3/2020).

Reri menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan screening terhadap pasien yang dikabarkan melakukan kontak dengan turis asal Jepang tersebut. Namun setelah dilakukan screening, gejala penyakit pasien tidak memenuhi lima unsur gejala virus corona.

Seperti demam hingga 38 derajat celcius, batuk, pilek, sakit tenggorokan hingga sulit bernafas. “Sudah discreening, dari lima indikator gejala Corona Virus, tidak sampai lima gejala yang terisi, jadi bukan suspect corona, dan tidak perlu dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) juga,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga meminta agar masyarakat tidak terlalu panik jika mendengar adanya kabar pasien suspect corona yang ditangani di RSUD Cibabat Kota Cimahi.

“Karena kami sudah siap dengan segala peralatan dan ruangan screening khususnya. Kalau memang terbukti ada pasien suspect corona, pasti akan langsung dirujuk ke RSHS, tidak ditangani disini,” bebernya.

Reri mengimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih mengantisipasi penyebaran corona virus di Kota Cimahi.

“Lebih baik antisipasi dengan pola hidup bersih. Tingkatkan imun tubuh, kalau merasa ada batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, dan sesak nafas, langsung periksakan diri,” tandasnya.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …