Lawan Virus Corona, Pemkab Subang Bentuk Tim Khusus

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, bentuk tim tanggap darurat untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Tenaga medis profesional hingga dokter spesialis penyakit dalam telah disiapkan.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Nunung Suhaeri mengatakan, tim ini akan terus memantau terhadap berbagai kemungkinan munculnya virus corona. Sebab pihaknya tak ingin masyarakat Subang ada yang tertular virus tersebut, seperti yang dialami warga Depok Jawa Barat.

“Sebetulnya kita sudah melakukan antisipasi terhadap potensi penyebaran virus corona itu. Tapi sekarang pengawasannya di tingkatkan,” kata Nunung.

Meski pihaknya sangat berkaitan dengan kasus penyebaran virus tersebut, kata dia, untuk pencegahan atau antisipasinya, tetap diperlukan perhatian dari semua pihak. Terlebih, virus itu bisa mengancam siapa saja.

“Tenaga teknisnya ada di masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai Pembina,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Disnakertrans mengawasi keluar masuk Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) serta kecamatan mengawasi di wilayahnya.

“Crisis Centre, akan membuka hot line agar informasi itu satu pintu agar informasi terkait Covid-19 ini satu pintu sehingga tidak menimbulkan kepanikan dimasyarakat,” tuturnya.

Sejauh ini, dampak dari virus corona cukup meresahkan sebagian masyarakat. Mulai dari mahalnya harga penutup mulut dan hidung (masker), hingga gel pencuci tangan.

Untuk menjaga kondusifitas serta ketenagan warga, Kapolres Subang Kapolres Subang AKBP Teddi Fanani menegaskan, pihaknya langsung menurunkan personel untuk melakukan pengecekan ketersediaan masker dan hand sanitizer di wilayah Subang.

“Kami mengimbau kepada para pelaku usaha yang dengan sengaja menimbun masker dan hand sanitizer serta menjual dengan harga tinggi, apa lagi menimbun. Jika kita temukan akan kita tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku,” kata Teddi.

Ia pun meminta masyarakat agar tidak panik. Pemerintah telah melakukan upaya untuk mengatasi segala bentuk ancaman kepada masyarakat. Polres Subang bersama jajaran akan terus melakukan pemantauan dan operasi pasar di toko toko penyedia alat kesehatan.

“Jika masyarakat mengetahui adanya orang atau pelaku usaha yang menjual masker atau hand sanitizer dengan harga tinggi, agar melaporkan kepada polsek terdekat,” ungkapnya.

Dengan adanya kerjasama lintas program dan lintas sektoral ini, Bupati Subang, Ruhimat, mengajak masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan dengan melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat.

“Dengan Doa dan semangat gotong royong, Inasyaalloh Covid-19 bisa dikendalikan di Subang. Jangan panik, tetap tenang, tetapi tetap waspada mengikuti perkembangan penyakit ini melalui informasi dan sumber berita yang benar. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi kita semua dari dampak keburukan berbagai penyakit,” pungkasnya.

(anr/b).

Pemkab Subang telah siap siaga mengatisipasi hingga siap melakukan penaganan, apabila terjadi penyebaran virus vorona di Subang. Saat ini RSUD Subang telah menjadi rumah rujukan Covid-19. Di dalam rumah sakit telah disiapkan dua ruangan isolasi, yang dilengkapi berbagai peralatan kesehatan sesuai dengan standar penanganan.

Loading...

loading...

Feeds

24 Preman Tanjung Priok Digaruk Polisi

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Jajaran Satuan Reserse Polres Metro Jakarta Utara menangkap 24 preman yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) di …