Guru Dituntut Kuasai Semua Pelajaran

Para guru saat mengikuti Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) di SMAN 1 Ciwidey, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2020). (Fikriya Zulfah.Radar Bandung)

Para guru saat mengikuti Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) di SMAN 1 Ciwidey, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2020). (Fikriya Zulfah.Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, CIWIDEY – Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan ujian yang dinilai dapat meningkatkan kualitas guru dalam proses belajar mengajar. Sejumlah pihak sekolah di Kabupaten Bandung mulai menerapkan program itu.


Kepala Sekolah SMPN 1 Ciwidey, Karna Saputra, mengatakan bahwa AKM memiliki manfaat yang dapat meningkatkan kualitas para guru dalam proses belajar mengajar. Karena jika kualitas guru baik, maka penyaluran ilmu kepada para siswa akan lebih efektif.

AKM ini berfungsi untuk mengukur kemampuan guru. Kedua, membiasakan para guru agar dapat mengajari siswa dengan metode yang efektif.  “Jadi misalnya, sebelum guru menyuruh siswa untuk membuat analisis tentang suatu hal, maka guru harus paham bagaimana caranya menganalis,” ucap Karna saat wawancara di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2020).

Pelaksanaan AKM ini tidak hanya diikuti oleh guru mata pelajaran tertentu, tetapi diisi oleh guru dari berbagai macam bidang ilmu. Guru mengerjakan soal ujian yang menyangkut dalam proses belajar mengajar.

Target yang dicanangkan adalah tidak ada lagi guru yang hanya mengetahui satu mata pelajaran, tetapi juga harus bisa mempelajari mata pelajaran lain yang ada di sekolah.

“Ini namanya lintas kurikulum. Misalnya saya guru IPS, jadi saya jangan hanya mengusai mata pelajaran IPS, tapi minimal saya harus tahu mata pelajaran lainnya seperti matematika, PKN. Intinya seorang guru itu harus dituntut kreatif,” jelas Karna.

Sementara itu, salah seorang peserta AKM yang merupakan guru SMPN 1 Ciwidey, Wiwin Kuraesin, sangat mengapresiasi pelaksanaan AKM ini. Dengan mengikuti AKM tersebut, dirinya dapat mengukur kemampuan, mengetahui bagaimana cara menghadapi siswa, mengetahui peran sebenarnya dari orang tua siswa baik disekolah maupun diluar sekolah.

“Tentunya ini merupakan modal yang baik untuk proses mengajar nantinya,” pungkas Wiwin.

(fik/b)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …