Jalankan Program Tiga Kali Lipat Ekspor

Petugas memeriksa bibit tanaman di Laboratorium Jaringan di ruang lab BBPP Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Petugas memeriksa bibit tanaman di Laboratorium Jaringan di ruang lab BBPP Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Guna meningkatkan hasil produksi pertanian diperlukan berbagai inovasi dan teknologi. Itu bisa dilakukan dari mulai pengadaan bibit hingga pengolahan hasil pertanian. Sebab hal itu diyakini bakal mendorong kesejahteraan petani.


Demikian diungkapkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian RI, Dedi Nursyamsi, saat meresmikan Laboratorium Kultur Jaringan dan Pengolahan Hasil Pertanian berstandar internasional, di Lembang.

Menurutnya, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang telah memiliki Laboratorium Kultur Jaringan dan Pengolahan Hasil Pertanian berstandar internasional dan modern, untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas produk pertanian yang akan mendukung Program Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks).

“Beridirnya laboratorium ini dapat menghasilkan berbagai bibit unggulan tanaman hortikultura dan bunga-bungaan,” kata Dedi.

Apalagi metode kultur jaringan ini mampu meningkatkan produktifitas bibit dengan jumlah besar dalam waktu relatif singkat. Selain ini bibit yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang baik sehingga mendorong meningkatkan hasil pertanian.

“Dalam beberapa bulan bisa menghasilkan satu juta bibit dan jauh hasilnya jika dibandingkan dengan cara konvensional,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, untuk salah satu jenis tanaman kentang, saat ini kebutuhan bibit baru terpenuhi sekitar 20 persen hingga 30 persen. Ini membuktikan prospek pemenuhan bibit masih terbuka luas untuk terus dikembangkan.

“Pembangunan laboratorium kultur jaringan ini harus ada di setiap daerah di Indonesia dan jangan hanya dikirim dari BBPP Lembang saja, tapi harus di reaplikasi di daerah lain,” jelasnya.

Disamping itu, dia menegaskan agar petani merobah paradigma yang selama ini dijalankan petani, tanam, petik, jual. Namun jaman sekarang petani juga harus berhitung dari awal, bahwa pertanian harus menguntungkan.

“Para petani juga harus memiliki kemampuan dalam menganalisa kebutuhan pasar agar mendapatkan harga bagus, mengingat harga tergantung pada supply dan demand,” urainya.

Sementara itu, Kepala BBPP Lembang, Kemal Mahfud menambahkan, dengan adanya laboratorium bertaraf internasional dan modern ini bertujuan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas produk pertanian yang akan mendukung Program Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks).

“Muaranya pada peningkatan produksi pertanian, untuk mencapai ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan peningkatan ekspor komoditas pertanian hingga tiga kali lipat seperti diinstruksikan Pak Menteri (Syahrul Yasin Limpo),” ucapnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …