Tingkatkan Kewaspadaan dan Penangan

Bupati Subang H.Ruhimat pimpin rapat koordinasi penanganan dan dampak pasca banjir yang melanda wilayah Kabupaten Subang.

Bupati Subang H.Ruhimat pimpin rapat koordinasi penanganan dan dampak pasca banjir yang melanda wilayah Kabupaten Subang.

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang bergegas tangani banjir. Pihak terkait hingga elemen masyarakat diminta peduli serta waspada, terhadap potensi bencana yang tak bisa diprediksi tersebut.


Langkah yang dilakukan oleh pemerinyah yakni, melaksanakan rapat koordinasi bersama sejumlah OPD terkait dan Forkopimda untuk menangani dampak banjir.

Dalam rapat tersebut, pembahasan dilakukan mulai dari tanggap darurat pasca banjir, antisipasi banjir jangka pendek, hingga penanganan banjir secara permanen. Selain itu, bantuan berupa sembako serta penyaluran air bersih bagi warga yang terkena imbas banjir akan diberikan.

“Makanya kita sinergikan upaya pemerintah dalam upaya penanganan bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Subang,” tuturnya.

Terkait dengan penanganan pasca bencana banjir, lanjut dia, saat ini perlu dilakukan perbaikan beberapa infrastruktur untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

Berdasarkan data yang diterima oleh pihak Pemkab Subang dampak banjir yang melanda di wilayah Kabupaten Subang sebanyak 12 kecamatan.

“Namun, meski genangan air sudah surut, ancaman terjadinya banjir susulan harus menjadi perhatian bersama, untuk langkah langakah mengantisipasinya,” ujar Kang Jimat.

Ia juga memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera melakukan pembenahan 17 Tanggul yang jebol, yang diduga jadi faktor utama terjadinya banjir yang melada daerah Pantura Subang

“Saya instruksikan PUPR untuk mendata 17 bendungan yang rusak, secepatnya dilaksanakan perbaikan,”kata Bupati.

Selain itu, penunpukan sampah pasca bencana banjir harus menjadi perhatian bersama. “Kepada dinas terkait segera lakukan upaya penanganan sampah, terlebih sampah samapah yang menyumbat aliran sungai dan yang tercecer di pemukiman warga,” tandasnya

Banjir yang melanda sejumalah wilayah di kabaupaten Subang yang terjadi sepekan ini merupakan, adalah banjir langganan tiap tahunnya disaat musim hujan terjadi,akibat luapan air sungai Ciasem dan sungai Cipunagara.

Meski berbagai upaya dilakukan untuk meminimalisir banjir terus dilakukan, namun tetap saja warga wilayah ini harus berjibaku untuk atasi banjir saat musim hujan tiba.

Warga berharap ada penanganan serius dan tuntas dari pihak pemerintah.

“Yang kami inginkan agar ada penangan serius atasi banjir ini. Kami sudah lelah, kalu setiap musim hujan pasti banjir dan harus mengungsi. Tolonglah, kalu bisa tahun depan gak ada lagi banjir, kami yakin pasti ada cara dan solusinya,” kata Maman, warga Pamanukan.

Sementara itu, dari sejumlah peristiwa banjir yang telah terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Subang, tas sedikit pihak perusahaan yang turut membantu korban banjir tersebut.

Sepertihalnya yang dilakukan oleh pihak Sari Ater Hotel & Resort, dari beberapa kejadian banjir itu, telah diberrikan sejumlah bantuan.

Manager PT. Sari Ater Hotel & Resort dan Wakil Ketua II di Struktutal CSR Sari Ater 4 Care, H. Yuki Azuania mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan ke wilayah banjir di kawasan Pantura, Kabupaten Subang.

Penyerahan bantuan untuk para korban banjir disalurkan langsung ke sejumlah Posko pengungsian di Kecamatan Pamanukan dan Kecamatan Legon Kulon.

“Bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah banjir. Kami ikut prihatin atas musibah yang terjadi dan berharap dengan bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban para korban,” kata Yuki

Adapun bantuan Sari Ater 4 Cere yang diberikan berupa mie instan, susu bayi, pampers, obat obatan (batuk dan gatal), pakaiaan wanita, aneka makanan, air mineral, sabun mandi antiseptic, dan shampoo.

“Bantuan tersebut kita salaurkan ke sejumlah Posko pengungsian yang ada di kecamatan Pamabukan dan Legon Kulon,” ucap Yuki.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …

Sumber Bantuan Perbaikan RTLH di Cimahi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Cimahi segera dilaksanakan. Rencana pelaksanaannya di bulan Maret atau …