Rutinitas yang Padat Bukan Alasan untuk Tidak Memiliki Jaminan Kesehatan

Oktora Veriawan (40)

Oktora Veriawan (40)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Disibukkan dengan rutinitas pekerjaan yang dialami tidak membuat Oktora Veriawan lupa akan kesehatan dirinya. Wanita yang saat ini bekerja sebagai News manager di Media Tribun Jabar ini selelu mementingkan jaminan kesehatannya. Apalagi dengan hadirnya program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memberikan manfaat luar biasa kepada seluruh masyarakat Indonesia membuat Oktora tak berpikir dua kali untuk mendaftarkan dirinya sebagai menjadi peserta JKN-KIS.


Saat ditemui tim, Oktora tak segan membagikan pengalamannya saat ia memanfaatkan kartu kepesertaan JKN-IS nya untuk berobat. Kala itu, sang anak harus menjalani rawat inap karena mengalami penyakit demam berdarah.

“Waktu dulu anak saya yang pertama sakit DBD, dirawatlah ia sampai seminggu lebih, mungkin dulu untuk mengantri saja sangatlah lama, sampai harus menunggu sedianya kamar, tapi sekarang beda pelayanannya jauh lebih baik, ketika anak yang ke tiga tuh yang masih kecil dirawat gara-gara DBD lalu dirawat lagi gara-gara tipes, tapi kali ini beda, antriannya singkat, sampai waktu pulang juga tidak terasa lama,” cerita Oktora, Jumat (28/02).

Menurut pandanganya dari berbagai sumber pemberitaan yang ia amati, era BPJS Kesehatan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan pelayanan. Ia menyebut bahwa dengan adanya perkembangan dalam bidang teknlogi, membuat kini pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan semakin hari semakin baik.

“BPJS Kesehatan itu luar biasa, dari yang tadinya banyak keluhan, banyak hujatan, tapi masih tetap bertahan, bukan saja bertahan tapi terus menerus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan, sekarang saja dari mulai pendaftaran maupun rubah data saja tidak perlu lagi harus ke kantor, tinggal gunakan handphone lalu download aplikasi Mobile JKN. Di samping itu juga pelayanan di fasilitas kesehatan saya rasa semua menjadi lebih baik,” ucap news manager ini.

Ia juga menambahkan bahwa segala isu-isu soal BPJS Kesehatan menjadi sebuah topik yang sexy untuk dijadikan sebagai pemberitaan.

“Bagaimanapun juga ketika ada informasi terkait BPJS Kesehatan, kita sebagai media partner bersama tim di lapangan selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada BPJS Kesehatan, karena jangan sampai BPJS Kesehatan yang banyak membantu ini tercoreng karena sebagian kecil pemberitaan yang tidak benar,” tutup Oktora.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Penghitungan Dana BOS Berubah

Penghitungan Dana BOS Berubah

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membeberkan, akan ada perubahan penghitungan alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah …

Akhirnya, KPU Larang Konser pada Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akhirnya melarang konser musik dan kegiatan lain yang melibatkan massa berkumpul atau berkerumun pada Pemilihan …

KPU Tetapkan Tiga Paslon di Pilkada Bandung

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung resmi menetapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung diikuti oleh tiga pasangan calon.