Puskesmas Sudah Bisa Kelola Keuangan Sendiri

Walikota Cimahi Ajay M Priatna, menyampaikan sambutannya dalam kegiatan peningkatan layanan kesehatan beberapa waktu lalu.

Walikota Cimahi Ajay M Priatna, menyampaikan sambutannya dalam kegiatan peningkatan layanan kesehatan beberapa waktu lalu.

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Setelah lama menunggu, 13 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Cimahi akhirnya ditetapkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun ini.


Dengan status BLUD, Puskesmas dapat mengelola keuangan sendiri untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat penting dan mendadak. Puskemas akan lebih leluasa membuat kebijakan, dengan syarat untuk kepentingan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Walikota Cimahi Ajay M Priatna mengatakan, perubahan status Puskesmas menjadi BLUD ini sudah sesuai arahan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2014.

“BLUD dibuat lebih ke peningkatan pelayanan ke masyarakat. (Sebetulnya) agak lambat karena beberapa pertimbangan,” kata Ajay.

Namun, kata Ajay, dia meminta status BLUD ini tidak dimanfaatkan untuk mencari keuntungan. Dikhawatirkan, kata Ajay, status ini dimanfaatkan oknum yang tak bertanggung jawab untuk membuat semacam “raja-raja kecil”, yang dengan seenaknya menaikkan tarif. “Jangan pernah BLUD linier ke bisnis. Itu tidak boleh terjadi. Soal tarif dalam kendali Dinkes dan pakai Perwal,” ungkapnya.

Meski sudah jadi BLUD, lanjut Ajay, Puskesmas tetap mendapat pengawasan ketat dari Dinkes Kota Cimahi.

“Sekali lagi, BLUD masih dalam kendali Dinas Kesehetan yang akan mengawasi secara ketat,” kata dia.

Sekretaris Dinkes Kota Cimahi Chanifah Listyarini menambahkan, tidak ada perbedaan yang begitu mendasar terkait perubahan status menjadi BLUD. Perbedaan hanya pada administrasi dan pengelolaan keuangan saja.

“Lebih ke arah tata kelola keuangan, bukan meningkatkan pendapatan. Akan ada fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan,” jelasnya.

Dia mencontohkan, pengelolaan pendapatan dari retribusi Puskesmas itu bisa langsung digunakan untuk kebutuhan intern Puskemas. Tak seperti dulu yang harus melalui Dinkes terlebih dulu. Kemudian dana Sisa Lebih Pendapatan (Silpa) yang bisa digunakan oleh Puskesmas.

“Agar tak salah arti dalam pengelolaan keuangan, kami sudah menyiapkan akuntan untuk membantu pengelolaan keuangan di Puskesmas,” pungkasnya.

(rls)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Perempuan Keluar Zona Nyaman

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Perempuan di Kabupaten Bandung Barat harus memiliki integritas, tangguh dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pasalnya, kesan …

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Belum Bisa Layani Semua Kecamatan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran kota Cimahi mengaku masih kewalahan untuk dapat melayani …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …