Maksimalkan Potensi, Ranca Upas Disiapkan Jadi Wisata Unggulan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –  Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui PT. Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) – Jaswita Jabar, bekerjasama dengan Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perhutani) sepakat mengembangkan kawasan wana wisata Ranca Upas.


Semua itu dituangkan dalam penandatanganan kerjasama oleh Dirut Jaswita Jabar Deni Nurdyana Hadimini dan Plt Direktur Utama PT Perhutani Bambang Catur Wahyudi, di Jakarta.

Meski demikian, hal detil berkenaan dengan kerjasama tersebut masih belum dibahas. Semua akan dipastikan setelah Feasibility studies selesai dilksanakan (setelah MoU). Namun, konsep ranca upas tetap dipertahankan sebagai tempat wisata alam. Bedanya, ada pembangunan wahana.

“Untuk anggaran juga belum ada angka pasti, nanti anggaran juga ada kepastian setelah FS selesai dilaksanakan. Yang pasti wana wisata ranca upas ini akan dibangun dalam beberapa tahap selama 1-2 tahun kedepan,” kata Dirut Jaswita Jabar Deni Nurdyana Hadimin.

Penandatanganan kerjasama ini merupakan salah satu bentuk percepatan yang dilakukan Jaswita Jabar dalam upaya meningkatkan performa usaha perseroan di bidang pariwisata. Terlebih, ia memasukan bidang itu sebagai salah satu rencana kerja Jaswita Jabar pada tahun 2020.

“Penandatanganan kerjasama ini merupakan salah satu upaya Jaswita Jabar untuk meningkatkan performa usaha, khususnya di bidang pariwisata, karena kawasan Ranca Upas memang memiliki potensi yang sangat besar sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Barat,” ungkapnya.

Kerjasama ini pun merupakan upaya untuk melaksanakan salah satu program Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil yang mengandalkan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan ekonomi.

Di sisi lain, kerjasama ini bernilai strategis bagi Perhutani dalam mengoptimalkan sumber daya, sehingga memberi kontribusi bagi perusahaan serta menghasilkan manfaat di ekologi, sosial, dan ekonomi secara optimal.

Kawasan wana wisata Ranca Upas sendiri berlokasi di RPH Cimanggu BKPH Tambak Ruyung Timur KPH Bandung Selatan. Nota Kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun, terhitung sejak tanggal ditandatanganinya Nota kesepahaman ini.

Selain wana wisata Rancaupas, Jaswita Jabar juga berencana membangun dan mengelola hotel di kawasan BIJB Majalengka, pembangunan resort dan kawasan seni budaya di Pantai Pangandaran, pembangunan hotel dan café di Jl. Ambon Kota Bandung, optimalisasi aset di kawasan Jl. Braga dan Jl. Suniaraja, pembangunan hotel di lahan bekas Hotel Corner Jl. Wastukencana, hingga pembangunan pusat logistik berikat di Cikampek Jawa Barat.

(rls/bbb)

Loading...

loading...

Feeds