Skuter Listrik, Alternatif Moda Transportasi Ramah Lingkungan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Minat masyarakat untuk menggunakan alat mobilitas pribadi (AMP) berupa skuter listrik kini sedang diminati banyak orang, khusunya generasi milenial. Meski sempat menuai kontroversi, rupanya kehadiran skuter listrik cukup diterima positif masyarakat.


Seiring dengan meningkatnya animo dan antusias masyarakat terhadap AMP, khususnya GrabWheels di Bandung, Grab sebagai aplikator dan Organisasi Sapma (Satuan Pelajar dan Mahasiswa) Bandung melakukan kampanye bersama tentang pentingnya penggunaan transportasi ramah lingkungan.

Kehadiran GrabWheels turut memberi nilai tambah bagi terwujudnya smart city dan green city di Bandung. Menggandeng Sapma, melalui kegiatan ‘One Day Fun with Sapma Kota Bandung’, sebanyak 30 anggota Sapma berkeliling ruas jalan Kota Bandung menggunakan skuter listrik.

Titik awal touring dari gedung MPC, Dago yang dilanjut ke Taman Radio – stopan lampu lalu lintas Dukomsel – Jalan Diponegoro – stopan lampu lalu lintas Jalan Diponegoro – Jalan Cimalaya – SMAN 20 Bandung – stopan lampu lalu lintas KFC Jalan Lombok – stopan Bandung Indah Plaza.

Wakil Ketua 1 Sapma Kota Bandung, Tri Tamto menyambut baik kampanye tersebut. Katanya, moda transportasi di masa depan harus mulai beralih ke penghematan energi. Udara Bandung yang mulai tidak sehat, ditambah jumlah kendaraan yang semakin banyak menimbulkan polusi gas karbondioksida.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan dan situasi alam yang ada. Semoga dengan adanya kegiatan ini, Kota Bandung dapat terjaga keasriannya serta udaranya untuk kenyamanan beraktivitas di luar ruangan,” katanya di Bandung, Minggu (23/02).

City Manager Grab Bandung, Garth Wibowo mengatakan Grab sebagai salah satu aplikasi transportasi online di Indonesia melalui GrabWheels coba mewujudkan kota-kota di Indonesia menjadi smart city dan green city. Salah satunya dengan ragam moda transportasi yang ramah lingkungan dan hemat energi.

“Kami sangat mendukung segala inisiatif dari komunitas hingga masyarakat untuk bersama secara perlahan melakukan upaya-upaya mewujudkan Bandung yang lebih ramah lingkungan dengan berbagai aksi nyata,” ujarnya.

Terkait regulasi GrabWheels yang dilakukan dengan pemerintah Kota Bandung, Garth menyebut pihak Pemkot sepakat untuk meningkatkan ekosistem yang aman bagi masyarakat. Pada pertemuannya kala itu, didapat hasil yang mana Grab perlu memindahkan sejumlah station manager ke tempat yang lebih aman.

Kemudian, untuk meningkatkan standar keamanan, pihaknya akan menambah jumlah station manager untuk mengawasi lebih ketat penggunaan GrabWheels seta menyarankan lokasi parkir lot GrabWheels yang difokuskan ke area perumahan dan taman. Sehingga tidak bergesekan dengan transportasi di jalan raya yang ramai.

“Kami telah menambah lokasi skuter listrik yang warnanya hijau dari area publik ke area perumahan dan taman. Sehingga pengguna juga tetap aman ketika mengendarai skuter listrik. Kemudian, kami juga sudah memindahkan sejumlah parking lot yang dekat dengan jalan raya,” terangnya.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds