Wow! Pabrik Narkotika Bandung Produksi Jutaan Pil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung memproduksi jutaan pil narkotika golongan empat hanya dalam 2 bulan. Pabrik yang beralamat di Jalan Cingised Kompleks Pemda 03/04, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung terpaksa tutup lebih awal setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penggerebekan, Minggu (23/2/2020).


Pabrik rumahan menyimpan 2 juta pil beserta alat-alat bahan pokok dan alat produksi, yang diamankan petugas saat penggerebekan.

Dari enam orang tersangka yang ditangkap, salah seorangnya yang bernama Sukaryo mengatakan, pabrik rumahan ini sudah berjalan selama dua bulan.

Sukaryo sendiri, berperan sebagai pemilik rumah dan juga berperan sebagai orang yang mengambil bahan pembuatan pil narkotika. “Baru dua bulan produksinya,” ujarnya di lokasi pengerebekan.

Pantauan di lokasi penggerebekan, rumah pabrik narkotik itu, dilengkapi CCTV di beberapa titik. Terdapat satu kafe, yang bernama Cafe Lumbung Kopi yang berada di samping rumah.

Di bagian belakang rumah, terdapat beberapa ruangan yang dijadikan tempat produksi. Ada dua alat produksi di dalam. Beberapa barang berupa dus dan tong juga jerigen terlihat di dalam rumah itu.

Penggerebekan dipimpin langsung Deputi Bidang Pemberantasan Badan Nasional Narkotika (BNN) Irjen Pol Arman Depari sekitar pukul 17.00 WIB terhadap empat rumah yang diduga sebagai pabrik pembuatan narkoba.

Arman mengatakan penggerebekan bermula dari informasi adanya pengiriman pil narkoba dari Kota Bandung ke sejumlah daerah di Indonesia. Setelah didalami, pihaknya mencurigai narkoba tersebut berasal dari rumah yang digerebek.

Arman mengatakan penggerebekan bermula dari informasi adanya pengiriman pil narkoba dari Kota Bandung ke sejumlah daerah di Indonesia. Setelah didalami, pihaknya mencurigai narkoba tersebut berasal dari rumah yang digerebek.

“Tadi sore (kemarin) anggota gabungan dari BNN, BNNP Jabar, Polda Jabar dan Polrestabes Bandung melakukan penggeledahan dan penggerebakan,” ujar dia, menjelaskan penggerebekan pabrik narkoba kepada awak media di lokasi, Minggu (23/2/2020).

Hasilnya, sejumlah orang ditangkap dan 25 kotak besar berisi sekitar 2 juta pil narkoba disita dari lokasi. Selain itu, disita juga sejumlah alat produksi dan bahan baku pembuatan pil narkoba.

“Setelah pemeriksaan ditemukan ada mesin pencetak pil ada dua yang besar dan alat-alat lainya baik oven, pengering, pengaduk, dan lainnya. Ditemukan bahan baku padat berupa tepung dan cairan,” katanya.

Dia menjelaskan barang bukti tersebut disita dari empat rumah yang saling terhubung. Keempat rumah tersebut sengaja didesain sedemikian rupa untuk mengelabui petugas.

“Ada empat rumah dicurigai satu dan lain terhubung ini bukan kebetulan untuk mengaburkan jika ada petugas dan juga untuk mudahkan berpindah-pindah jika ada sesuatu kejadian darurat,” katanya.

Arman menambahkan, berdasarkan pengakuan tersangka baru lima bulan dijadikan sebagai pabrik pembuatan pil narkoba. Tak hanya itu, dia pun menduga barang haram tidak hanya disimpan di rumah itu.

“Produksi sebelum ini sudah banyak, ini baru lima bulan. Masih ada barang bukti diluar TKP ini, saat ini diupayakan mambawanya untuk digabungkan,” ucapnya.

(apt/bbs)

Loading...

loading...

Feeds

FIFGROUP Salurkan 75.510 Paket Sembako

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan bagian dari Astra Financial dan juga salah satu anak perusahaan …