Ledia Hanifa Minta Pemerintah Perhatikan Soal Pendidikan Atlet

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah saat berdiskusi dengan Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi beserta jajaran di Sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Jumat (21/2/2020).

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah saat berdiskusi dengan Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi beserta jajaran di Sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Jumat (21/2/2020).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah akan mendorong pemerintah untuk mencari solusi soal penanganan atlet dengan pendidikannya. Musababnya, tak sedikit atlet Indonesia yang Drop Out (DO) gegara harus berlaga di berbagai ajang kejuaraan.


“Terkadang atlet kita khususnya yang muda seolah diberi dua pilihan, pilih pendidikan atau keolahragaan (prestasi), ini jadi masalah sebenarnya,” ucap Ledia saat ditemui usai Kunjungan Kerja ke Sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Jumat (21/2/2020).

Ledia melanjutkan, akibat dari pilihan itu tak sedikit atlet berprestasi Indonesia terpaksa Drop Out lantaran harus tampil diberbagai ajang kejuaraan. Padahal, pada hakekatnya mereka (atlet) memiliki prestasi yang baik dibidang keolahragaan.

“Ini harus lebih awal dicari solusinya agar bisa memberi perhatian khusus bagi atlet-atlet berprestasi. Mereka (atlet) harus terjamin pendidikannya, jangan diberi pilihan, harus jadi satu, karena ini merupakan upaya dalam menumbuhkan karakter yang baik bagi bangsa,” paparnya.

Kata dia, sebetulnya permasalahan pendidikan atlet ini sudah pernah dibahas di Komisi X DPR RI. Ia menilai, para atlet tidak main-main di olahraga. Mereka mencetak membela serta mengharumkan nama Indonesia dengan banyak prestasi.

“Sudah sewajarnya atlet potensial kita diberi perhatian khusus baik dari pendidikannya maupun apresiasi prestasinya,” jelasnya.

Di sisi lain, rencana pembangunan Pusat Talenta Nasional yang dicetuskan Kemendikbud tidak boleh hanya menyentuh sisi akademis, melainkan juga harus meliputi seni dan olahraga.

“Banyak yang harus dibahas khususnya dengan Kemendikbud soal peningkatan prestasi atlet dan pendidikannya. Mungkin dalam waktu dekat kami akan duduk bersama mencari solusinya,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi menyebut, permasalahan pendidikan atlet dan kejuaraan memang kerap ditemui. Ia menyebut, masalah ini harus dibahas secara menyeluruh dan tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja.

“Kami berharap pemerintah pusat maupun provinsi di daerah bisa mengatasi masalah ini. Ya seperti surat keputusan bersama (SKB) agar masalah ini bisa diatasi, atlet bisa tetap melanjutkan pendidikannya sekaligus fokus meraih prestasi di keolahragaan,” pungkasnya.

(cr4)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …