Advokat Harus Bekerja Sesuai Kode Etik

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Umum Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari), Teguh Samudra mengingatkan anggotanya bekerja sesuai dengan kode etik. Jika melanggar, maka sanksi berat berupa pemberhentian profesi advokat bisa diberikan.


Hal ini disampaikannya usai acara pengambilan sumpah belasan advokat di Pengadilan Tinggi Bandung, Jalan Cimuncang, Kota Bandung, Jumat (21/2/2020). Masyarakat diminta untuk ikut melakukan pemantauan sekaligus melakukan pelaporan jika ada advokat yang melanggar kode etik.

“Jika menemukan advokat Ferari dan di luar Ferari yang melanggar etik dan merugikan klien, langsung melaporkan atau mengadukan ke dewan kehormatan organisasi di mana advokat itu bernaung,” kata dia.

“Kami sudah ada majelis etik untuk menggelar sidang kode etik. Sanksi terberat diberhentukan sebagai advokat, yang ringan itu bentuk peringatan secara lisan dan tertulis,” ia melanjutkan.

Organisasi Ferrari sendiri sudah melakukan pengambilan sumpah terhadap 19 advokatnya melalui sidang terbuka. Ia berpesan, mereka bisa memberi bantuan hukum kepada masyarakat untuk mencari keadilan.

“Kita punya motto profesional dan religius, advokat yang sudah diambil sumpah mampu memberikan bantuan hukum kepada masyarakat mencari keadilan. Selalu mengedepankan keadilan,” kata Teguh.

Sebelum diambil sumpah, mereka sudah melalui pendidikan dan melaksanakan magang agar berkerja secara profesional. “Itu agar bisa terjun di tengah masyarakat, keadilan bisa terwujud dan tidak ada lagi hak konstitusional masyarakat warga negara yang dilanggar,” pungkasnya.

(cr4)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …