Dalam Satu Bulan Terakhir Subang Digulung Longsor

Cegah longsor susulan Petugas BPBD Subang memasang karung berisi tanah di area sekitar longsor di Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Subang.

Cegah longsor susulan Petugas BPBD Subang memasang karung berisi tanah di area sekitar longsor di Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Subang.

 POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Dalam satu bulan terakhir atau tepatnya sejak 9 Januari hingga pekan kedua bulan Februari ini, tercatat ada sedikitnya 17 peristiwa tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Subang.


Berdasarkan data rekapitulasi BPBD Subang, hingga 13 Februari sudah terjadi 14 titik bencana longsor, tersebar di 4 kecamatan Subang Selatan dan tengah.

Di Wilayah Subang selatan, seperti di Kecamatan Sagalaherang, tercatat ada 3 titik tanah longsor, 2 titik terjadi desa Suakamandi, di desa Curugagung 1 titik.

Kecamatan Kasomalang, 4 titik, di desa Kasomalang wetan 2 titik, di desa Kasomalang Kulon 1 titik, dan di desa Bojongloa 1 titik.

Selanjutnya di Kecamatan Cisalak 2 titik, yakni di desa Bukanagara, desa Cisalak.

Di kecamatan Serangpanjang, tercatat 2 titik, yakni di desa Ponggang dan desa Ciapancar. Kecamatan Tanjungsiang 2 titik, di desa Sindaglaya dan Cibuluh.

Di Wilayah Subang Tengah, Kecamatan Subang, tepatanya di Kelurahan Parung, hingga saat ini tercatat 2 titik longsor.

Pada Senin (17/2/2020) sore, bencana longsor kembali terjadi wikayah Subang selatan, tepatnya di Kampung Tanjung RT 05/03 Desa Tanjungsiang, Kecamatan Tanjungsiang, Subang.

Saat kejadian, hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Namun, dua rumah milik Nonoh (62) dan Nasih (90) mengalami rusak sedang, satu rumah lainnya mengalami rusak ringan milik Nuryani (44),” kata Kabid Bencana BPBD Subang, Darmono.

Atas peristiwa itu, BPBD telah mengirimkan sejumlah bantuan kepada korban longsor, berpa peralatan dapur, matras gulung, peralatan sekolah dan paket sandang

Selanjutnya, pada hari ini,Selasa ( 18/2/2020), longsoran tanah dengan kedalamanan 10-15 meter dengan panjang 75 meter, telah menggerus sebagaian bahu jalan, terjadi di Kp. Cibeuying, Desa Dawuan Kidul, Kecamatan Dawuan Subang.

Respon bencana, Wakil Bupati Subang, Agus Masykur didampingi Camat Dawuan Tri Utami meninjau langsung lokasi longsor, Selasa (18/2/2020) pagi.

Kepada awak media, Agus mengatakan, paihaknya, akan segera berkoordinasi dengan pihak dan dinas terkait untuk terjun danggap darurat dalam perbaikan.

Sementara itu, Kepala BPBD Subang H.Hidayat mengungkapkan bahwa sejatinya kerawanan bencana di Subang bukan hanya bencana longsor, ancaman banjir dan terjangan angin puting beliung kerap melanda wilayah Subang.

“Kita tetap waspada, saya kira, kalau kita semua tanggap, menghadapi bencana itu tidak terlalu sulit. Tapi namanya bencana tidak bisa diprediksi, minimal ada antisipasi,” ujarnya.

Antisipasi yang dimaksud yakni menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemangkasan pohon. “Penanganan pohon rawan tumbang ini lebih efektif mencegah bencana,” katanya.

(anr/c)

Loading...

loading...

Feeds

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …