Pemerintah Desa Pager Wangi Tidak Tegas

Pemerintah Desa Pager Wangi Tidak Tegas

Pemerintah Desa Pager Wangi Tidak Tegas

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG Rencana pembangunan wisata waterboom, di Kawasan Gunung Batu, Kecamatan Lembang, ancam ketenangan warga. Selain itu, jalur Sesar Lembang pun akan terganggu jika aktivitas pembangunan dilanjutkan.


Wacana pembangunan wisata yang  lokasinya tepat di jalur Sesar Lembang itu seakan bakal terwujud. Saat ini sudah terlihat beberapa alat permainan air yang berjejer. Bahkan demi terealisasinya pembangunan tersebut, penebangan sejumlah pohon serta pengerukan tanah gunung telah dilakukan oleh pengembang.

“Ancaman kerusakan lingkungan akibat ekploitasi alam di kawasan Lembang diprediksi dikhawatirkan dapat berdampak bencana besar di kemudian hari,” ucap Mutiara (27), yang merupakan warga sekitar.

Meski suasana pembangunan sudah dirasakan warga, hingga kini pihak pengembang pembangunan tersebut masih misterius. Informasi dari berbagai sumber, lokasi wahana wisata air itu berada di lahan milik PT DAM Utama Sakti.

“Baru wacana tapi sudah ada alat permainan didalamnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua RW 02 Wawan mengaku, hingga saat ini belum ada itikad baik termasuk melakukan sosialisasi pembangunan waterboom dari pihak pengembang kepada warga.

“Jadi untuk sementara, mulai dari warga maupun pihak RT dan RW menolak rencana pembangunan itu,” kata Wawan.

Wawan membenarkan jika lokasi pembangunan waterboom berada di Kawasan Bandung Utara (KBU) dan masuk dalam zona Sesar Lembang yang berpotensi menimbulkan gempa besar sehingga rencana pembangunan tersebut membuat warga resah.

“Warga pasti kena imbas dari pembangunan ini, terlebih belum ada sosialisasi ke warga maupun aparat pemerintah setempat. Padahal lokasinya di KBU dan zona sesar Lembang,” tuturnya.

Sejauh ini, di Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang, banyak pengembang yang melaksanakan pembangunan tanpa izin. Namun pemerintah desa setempat seolah tidak melakukan pengawasan dalam setiap pembangunan di daerahnya.

“Kita sama sekali belum menerima informasi rencana pembangunan waterboom di kawasan Punclut itu,” kata Kepala Desa Pagerwangi, Agus Ruhidayat.

Dia menyatakan, sampai saat ini para pengusaha yang melaksanakan pembangunan di wilayahnya jarang meminta izin ke desa.

“Justru itu, pengusaha tidak pernah meminta izin seperti IMB dan lainnya,” pungkasnya.

(bie/b).

Loading...

loading...

Feeds

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …