ACC dan Unpar Tandatangani Kerjasama Pendidikan

Executive Vice President Human Capital ACC, Christina Dian dan Rektor Unpar, Mangadar
Situmorang menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pendidikan, di Aula Fakultas Ekonomi, Unpar, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Senin (17/2/2020).

Executive Vice President Human Capital ACC, Christina Dian dan Rektor Unpar, Mangadar Situmorang menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pendidikan, di Aula Fakultas Ekonomi, Unpar, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Senin (17/2/2020).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Program Magang Starship yang diusung Astra Credit Companies (ACC), membuka peluang pengalaman kerja untuk mahasiswa se-Indonesia.


Executive Vice President Human Capital ACC, Christina Dian menyebut, ACC tidak membatasi jumlah mahasiswa yang diterima per tahunnya dalam program tersebut.

“Kita punya passing grade, jadi setiap tahun jumlahnya selalu berubah-ubah,” ujar Dian kepada wartaawan di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Senin (17/2/2020).

Untuk di Jawa Barat sendiri, lanjut Dian, didominasi oleh mahasiswa Unpar. Terbukti di 2019, dari 60 mahasiswa Starship ada 26 orang dari Unpar. Sehingga, ACC dan Unpar menandatangi MoU untuk Management Training (MT) melakukan proses rekruitmen setiap tahunnya.

“Kita melakukan proses layaknya mencari karyawan. Ada tes psikotes, wawancara, hingga mempresentasikan diri. Karena kita akan mempekerjakan mereka layaknya seorang sarjana, tidak hanya sekedar input data atau foto copy untuk karyawan,” tuturnya.

Di lokasi yang sama, Rektor Universitas Parahyangan, Mangadar Situmorang menyebut, sesuai keputusan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, salah satu inovasi dalam meningkatkan mutu dan kualitas mahasiswa di perguruan tinggi dengan program magang bersertifkat.

“Ini sangat penting, terutama bagaimana kita melihat lulusan kita untuk tingkat employability skills (kemampuan mendapatkan atau mempertahankan pekerjaan),” ucapnya.

Lebih jauh, Ia berharap melalui program pemagangan di ACC tersebut dapat memberikan dampak positif kepada mahasiswa. Sehingga ketika dihadapkan pada dunia kerja, menjadi lebih inovatif dan kreatif.

“Dengan adanya adaptasi dan pemagangan, maka ini bisa jadi modal utama para mahasiswa mendapatkan pekerjaan, melalui inisiatif dan kreativitasnya,” pungkasnya.

(cr4)

Loading...

loading...

Feeds