Diduga Gorong-gorong PT Jasa Marga Mampet, Sebabkan Longsor Kampung Hegarmanah

Longsor di kampung Hegarmanah Desa Sukatani Kecamatan Ngamprah KBB. Foto: Hendra

Longsor di kampung Hegarmanah Desa Sukatani Kecamatan Ngamprah KBB. Foto: Hendra

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Bencana tanah longsor menerjang Kampung Hegarmanah RT 02 RW 04, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Selasa (11/2) sekitar pukul 19.00 WIB. Diduga kejadian tersebut lantaran saluran air (gorong-gorong) milik PT Jasa marga tidak berfungsi.


Data BPBD KBB menyebut, setidaknya ada 10 rumah yang terdampak, tiga diantaranya mengalami rusak berat dan satu tertimbun tanah longsor. Sementara itu, enam rumah lainnya terancam longsor susulan.

“Ada 80 orang yang diungsikan ke tempat yang lebih aman dan ada 3 hektar sawah yang rusak,”ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo, Rabu (12/2/2020).

Ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya tengah melakukan penanganan darurat di lapangan dengan mendirikan posko pantau pergerakan tanah. Selain itu, posko medis dan logistik juga disiapkan bagi warga terdampak bencana.

BACA JUGA: Longsor Timbun Kampung Hegarmanah KBB, Tanah Bergerak Dekati Tol Cipularang

“Saat ini kita penuhi dulu kebutuhan masyarakat terdampak,” katanya.

Sementara itu, warga setempat, Edi Kurnia mengatakan, longsor tersebut diduga lantaran adanya kubangan air di pinggir jalan tol akibat curah hujan yang cukup tinggi. Namun pihak terkait, tidak cepat menanggulangi hal tersebut.

“Gorong-gorong mampet karena ada longsor disebrang jalan, yang mengakibatkan ada danau dadakan, air nya sekitar ada 20.000 meter kubik mah ada,”katanya.

Ia menyebut, warga pernah meminta pihak PT Jasa marga untuk segera mengambil tindakan terkait adanya genangan air tersebut.Namun belum juga ditindaklanjuti longsor terjadi.

“Ada itu dari beberapa minggu lalu (genangan air), tapi gorong gorongnya mampet,”katanya.

Di tempat yang sama, Yuyun (57) menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sebanyak tiga kali, beruntung warga menyelamatkan diri sebelum longsor besar datang sekitar pukul 20.00.

“Di umumkan melalui pengeras suara agar masyarakat berhati-hati, jadi posisi warga sudah bersiaga,”katanya.

Yuyun menambahkan, terdengar suara keras sebelum longsor tersebut terjadi. Bahkan, saat ini, posisi tanaman dan pepohonan bergeser hingga puluhan meter.

“Ya mudah mudahan Jasamarga cepat membereskan gorong gorongnya,” harapnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds