Bantu Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca, Tanam Bibit Pohon Tabebuya di Lingkungan Sekolah

POJOKBANDUNG.com. PURWAKARTA – Pendidikan sebagai sektor penting pembangunan Indonesia menjadi hal yang perlu diperhatikan seluruh stakeholder. Dalam mencetak generasi muda yang handal, pendidikan tidak cuma harus dilakukan di dalam kelas. Praktek langsung di lapangan juga perlu dilakukan, guna mengimplementasikan ilmu yang sudah didapat.


Di daerah Purwakarta, tepatnya di SMK Tegalwaru sistem pendidikan yang diterapkan sekolahan ini menggabungkan pendidikan formal dan non formal. Konsep kampung ilmu yang sedang dalam proses pembangunan ini adalah sekolah modern pertama, binaan Ketua Umum Yayasan Nurani Dunia, Imam B Prasodjo.

“Hal yang penting dalam membangun karakter dan akhlak pelajar adalah kejujuran, tanggungjawab, dan mampu bersikap adil kepada sesama,” katanya di lokasi, Jum’at (7/02).

Ia melihat di Indonesia, angka pengangguran yang cukup tinggi membuatnya prihatin. Maka dari itu, Imam membuat perkampungan yang bisa meningkatkan skill dalam bidang usaha. “Bermodalkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan, maka bisa menopang hidupnya,” sambung Imam.

Bidang usaha yang sudah Imam siapkan diantaranya beternak magot, ikan patin, berkebun sayur organik, dan beternak sapi hingga burung puyuh. Direncanakan bisa rampung bulan Juli semester depan, SMK Tegalwaru memiliki 173 murid dengan 35 guru.

Akan ada beberapa bangunan yang bisa dimanfaatkan para siswa atau pengunjung untuk belajar beternak dan berkebun. Didesain langsung oleh arsitektur terkenal, Andra Matin, perusahaan cat multinasional, PT Mowilex hadir memberikan cat-cat pewarna yang bisa mempercantik ruangan kelas.

Tidak cuma, konsen pada pengurangan emisi gas rumah kaca, PT Mowilex menanam 500 bibit pohon Tabebuya. Ini merupakan langkah awal dari total komitmen untuk menanam 50.000 bibit pohon. “Ini merupakan bentuk komitmen serius dari kami untuk melanjutkan program inisiatif keberlanjutan pada bulan Oktober, tahun lalu. Fokusnya adalah pengurangan emisi karbon, pengurangan plastik, dan konservasi laut,” kata CEO Mowilex, Niko Safavi.

Katanya, Mowilex adalah satu-satunya produsen cat di Indonesia yang memiliki sertifikasi netral karbon. Maka dari itu, Niko merasa perusahaannya perlu mengambil andil dalam pengurangan emisi gas rumah kaca. Salah satu caranya adalah penanaman pohon yang dianggap cara terbaik dalam menangkap polutan udara.

“Melalui penanaman pohon yang kami lakukan bersama dengan Yayasan Nurani Dunia, memiliki tujuan yang sama yaitu, pohon sebagai penangkap karbon yang efektif. Kemudian, reboisasi terbukti menjadi salah satu metode penangkap karbon yang paling berkelanjutan dan efisien,” terangnya.

Selain mendukung penanaman Tabebuya pada area Kampung Ilmu, Mowilex juga menyediakan cat untuk mendukung pembangunan sekolah Disebutkan Niko, produk catnya ini terdeteksi 0% timbal, tanpa bahan metal berbahaya dan mengandung minim VOC (Volatile Organic Compound) sehingga aman bagi kesehatan serta ramah lingkungan.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds