Kodam Siagakan Ribuan Personel TNI

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto memeriksa pasukan saat Apel Kesiapsiagaan Bencana.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto memeriksa pasukan saat Apel Kesiapsiagaan Bencana.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ribuan personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana alam di Jawa Barat yang kemungkinan terjadi pada musim hujan.


“Yang ikut 3.500 lebih personel gabungan. Namun dalam pelaksanaannya, seluruh personel TNI-Polri dikerahkan. Nanti kami libatkan semua membantu masyarakat. TNI-Polri akan all out,” kata Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto seusai Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Hubdam, Jalan Moch Toha, Kota Bandung, Rabu (5/2/2020).

Panglima mengemukakan, selain personel, Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar menyiagakan helikopter untuk digunakan mengevakuasi korban bencana. “Untuk helikopter kami siapkan. Jumlahnya tentu sesuai kebutuhan,” ujar Panglima.

Menurut Nugroho, kesiapsiagaan personel TNI dan Polri dalam menghadapi bencana alam sangat diperlukan. Berkaca kepada bencana alam yang terjadi di Jabar selama 2018.

“Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, selama 2018 terjadi 1.399 bencana alam meliputi 452 tanah longsor, 416 kebakaran, 260 puting beliung, 123 banjir, 141 kebakaran hutan dan lahan, 5 kali air laut pasang dan 2 kali gempa bumi,” tutur Nugroho.

Sedangkan pada 2019, ungkap Pangdam, berdasarkan data BPBD Jabar, terjadi 1.740 bencana alam yang meliputi 478 tanah longsor, 357 kebakaran, 368 puting beliung, 138 banjir, dan 14 kali gempa bumi.

“Pada akhir tahun, biasanya potensi bencana meningkat. Seperti banjir, longsor, dan lain-lain. Masyarakat juga harus siap,” ungkap Pangdam.

Menurut Pangdam, Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah yang memiliki tingkat bahaya, kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana yang tinggi. Bahkan selama tahun 2018 lalu, Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI) mencapai skor 166 sehingga masuk kedalam kelas yang memiliki resiko bencana sangat tinggi.

Dalam mengatasi permasalahan yang diakibatkan oleh bencana, kata Nugroho, perlu dukungan dan partisipasi semua pihak terkait dan bukan hanya tanggung jawab Pemda melalui badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) semata.

Nugroho menegaskan, Kodam III/Siliwangi siap membantu pemerintah daerah, baik provinsi maupun Kabupaten/Kota di Jabar dalam mencegah, mitigasi, dan menanggulangi bencana alam yang mungkin terjadi.

“Di samping merupakan amanah dari UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI khususnya Bab IV Pasal 7 tentang Tugas Pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), juga sebagai bentuk kepedulian Kodam III/Siliwangi dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat yang terkena musibah,” tandas Pangdam

Tampak hadir dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana Kodam III/Siliwangi itu, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi, Kepala Basarnas Jabar Deden Ridwansyah, pejabat Pemprov Jabar, dan relawan penanggulangan bencana.

(Pendam III/Slw)

Loading...

loading...

Feeds

BMKG Bakal Pantau Hilal 1 Syawal 1442 H

BMKG Bakal Pantau Hilal 1 Syawal 1442 H

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BMKG Stasiun Bandung turut melakukan pemantauan hilal atau rukyat hilal 1 Syawal 1442 H untuk penetapan Idul …