Tempat Alternatif untuk Memulai Bisnis

Office Space, salah satu space di Co&Co Space at Grand Tjokro Hotel. Ini merupakan co-working space pertama di Bandung yang terintegrasi dengan hotel.

Office Space, salah satu space di Co&Co Space at Grand Tjokro Hotel. Ini merupakan co-working space pertama di Bandung yang terintegrasi dengan hotel.

POJOKBANDUNG.com, KONSEP – bekerja dengan tempat kerja yang berbagi atau sering disebut co-working space, belakangan sedang banyak digandrungi. Pelaku startup yang terus berkembang dilihat sebagai sebuah peluang bagi sebagian orang. Tidak heran di Bandung mulai banyak tempat yang memiliki konsep seperti ini, salah satunya Co&Co Space.


Co-Working Space akan jadi alternatif bagi yang baru memulai bisnis dan membutuhkan tempat sementara untuk bekerja. Di co-working space biasanya akan terbentuk sebuah komunitas atau perkumpulan. CEO Co&Co Space, Andi Saptari coba membuat co-working space di Bandung yang terkenal dengan iklim pelajar juga kafenya.

Co&Co Space menjadi co-working pertama di Bandung yang menawarkan konsep tempat bekerja sharing dengan sesama pekerja. Di sini pengguna bisa merasakan kenyamanan bekerja layaknya di tempat kerja sendiri karena suasananya yang hening. Ditambah fasilitas yang dimiliki benar-benar membuat pengguna nyaman bekerja di sini.

Ongky, sapaan akrabnya, menuturkan dia ingin membawa semangat kolaborasi pada setiap space yang dibuat. Dibuat nyaman dan berkelas, ide-ide cemerlang para startup muda biasanya muncul dari percakapan kecil antar pengguna.

“Semua berawal dari sini. Makanya tagline kita ‘It All Starts Here’. Biasanya orang yang baru mau memulai startup mereka akan lebih simpel kalau sewa co-working space untuk meeting atau mencari ide. Kami hadir untuk memfasilitasi itu,” katanya ditemui pada pembukaan ‘Co&Co Space at Grand Tjokro Hotel, Jalan Cihampelas, Selasa (4/02/2020).

Ongky menjelaskan tahun 2012 dia merintis usaha ini setelah lama tinggal di luar negeri. Di sana ia melihat trend startup dan co-working space sedang menjamur. Melihat bagaimana pengguna co-working sangat tinggi di luar negeri, Ongky optimis bisa mengimplementasikan hal itu di Bandung.

Apalagi kultur masyarakat Bandung yang terkenal dengan sebutan ‘Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh’, diyakini bisa membentuk kolaborasi dari komunitas yang ada di Co&Co Space. “Basic paling mudah karena kita orang Sunda dan semangat berbagi. Diharapakan kehadiran co-working space ini tidak cuma sekadar tempat bekerja tapi kita bisa saling bantu, syukur-syukur terjadi kolaborasi atau kerjasama,” sambungnya.

Menurut Ongky, Bandung sudah banyak kafe atau tempat nongkrong yang nyaman, sedangkan co-working yang sepadan, nyaman, dan bisa memberikan energi baru, justru jarang ada. Maka dari itu, Co&Co Space membuat beberapa tempat bekerja yang tersebar di lima titik, yaitu Jalan Dipatiukur nomor 1, Dipatiukur nomor 5, Dipatiukur nomor 19, Jalan Cijagra, dan Grand Tjokro Hotel Cihampelas.

Paling baru adalah mereka membuka co-working space yang terintegrasi dengan hotel. Berlokasi di Grand Tjokro Hotel Cihampelas, Co&Co Space terletak di lantai 7. Di sini ada beberapa space yang bisa disewa sesuai kebutuhan.

Space pertama ada bagian depan Co&Co yang bisa memuat belasan pengguna. Ini bagian terbuka dan paling luas dari space lain. Kemudian, ada office space yang bisa dipilih apabila pengguna membutuhkan sebuah ruangan khusus yang lebih privasi. Office space ini ada beberapa buah dan bisa memuat 3-10 orang.

Lalu untuk ruangan yang lebih luas, ada meeting space yang bisa menampung 14-20 orang. Layout-nya pun bisa disesuaikan dengan keinginan pengunjung. “Ini bisa jadi event space juga, bisa sampai 30 orang,” imbuhnya. Karena terintegrasi dengan hotel, pengguna Co&Co bisa mendapatkan fasilitas didalam hotel, seperti baby spa, mini zoo, gym, dan day care.

(fid/b)

Loading...

loading...

Feeds