Dewan Pengawas Apresiasi Capaian Kinerja BP Jamsostek

Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek, Guntur Witjaksono

Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek, Guntur Witjaksono

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek, Guntur Witjaksono menyatakan, capaian kinerja kepesertaan, hasil investasi dan pelayanan Lembaga Hukum Publik ini tetap tumbuh positif di periode 2019.


Kata dia, Direksi telah meningkatkan cakupan kepesertaan mencapai 55,2 juta pekerja atau tumbuh 9,1 persen persen dan meraih Yield Of Investment (YOI) tahun 2019 sebesar 7,34 persen Indeks kepuasan pelayanan juga meningkat mencapai 95,3 persen.

“Pencapaian ini tentunya berkat kerjasama dan peran semua pihak yang terkait,” ujarnya, Rabu (5/1/2020).

Guntur menjelaskan, Dewan Pengawas bertugas mengawasi pelaksanaan tugas BP Jamsostek serta memberikan saran, nasehat dan pertimbangan kepada Direksi baik secara tertulis maupun melalui Rapat Gabungan Dewas-Direksi setiap bulan.

Ia mengatakan, sebagai bagian dari tugasnya, Dewan pengawas juga selalu mendorong manajemen BP Jamsostek selalu mencari cara-cara baru dalam meningkatkan kinerja dan memanfaatkan dengan optimal seluruh sumber daya yang dimiliki, tanpa meninggalkan aspek kepatuhan, kehati-hatian dan kajian resiko.

“BP Jamsostek memiliki modal yang sangat besar dalam menjalankan fungsinya. Selain SDM yang tersebar di seluruh Indonesia, manajemen juga didukung oleh kami yang merupakan perwakilan dari berbagai stakeholder, baik dari unsur pemerintah, pekerja, pemberi kerja dan tokoh masyarakat,” jelas Guntur.

Terkait pengelolaan dana, dirinya juga memberikan catatan khusus agar Direksi BP Jamsostek selalu menekankan aspek kepatuhan, kehati-hatian dan transparansi dalam melaksanakan kegiatan investasi. Untuk itu pihaknya mempunyai skema kerjasama dengan KPK dalam hal aspek pencegahan terjadinya praktik-praktik koruptif di lembaga tersebut.

“Dinamika di pasar modal saat ini harus dapat diantisipasi oleh manajemen BP Jamsostek, jangan sampai terkena imbas fluktuasi IHSG terlalu dalam. Pastikan aspek governance dan prudent menjadi prioritas dalam usaha memberikan hasil pengembangan yang optimal bagi peserta,” tuturnya.

“juga bersyukur BP Jamsostek tidak terjebak dalam kegiatan investasi tidak bertanggungjawab, dana dalam kondisi aman dan tidak mengalami permasalahan gagal bayar serta kekurangan liquiditas seperti beberapa lembaga asuransi BUMN lainnya,” sambungnya.

Guntur juga mengapresiasi atas pencapaian 2019, walaupun tentunya ia tetap menunggu hasil audit KAP yang sedang berjalan dan telah memiliki beberapa catatan untuk perbaikan ke depan.

“Dewan Pengawas BP Jamsostek akan terus mengawal dan memastikan kegiatan operasional agar selalu berjalan pada koridor yang telah ditentukan dan menjalankan amanah serta masukan positif dari semua stakeholder,” tutup Guntur.

Sementara itu, Direktur Utama BP Jamsostek, Agus Susanto menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada jajaran Dewan Pengawas atas pengawasan, dukungan dan masukan yang diberikan dalam menjalankan operasional.

“Dukungan Dewan Pengawas kepada kami sangat luar biasa. Kami selalu berusaha menjalankan saran  yang disampaikan. Kami semua mempunyai tujuan yang sama untuk melindungi seluruh pekerja Indonesia melalui tugas dan wewenang masing-masing,” pungkasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …