Tilik Jalur Pembuka Lingkar Selatan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Komandan Kodim (Dandim) 0605 Subang Letkol Arh Edi Maryono, menjajal jalur sekaligus melakukan survei rencana pembukaan jalur Lingkar Selatan di Kecamatan Jalancagak, dengan mengendarai sepeda motor trail.


Didampingi Dandramil Cijambe Kapten Arm Safrudin dan jajarannya serta pihak Dinas PUPR, star di depan Kantor Kecamatan Jalancagak melaju ke jalan tanah di area perkebunan PTPN Vlll yang jaraknya sekitar 2,05 Km.

“Saya ingin melihat secara langsung jalur yang nanti akan dijadikan jalur Lingkar Selatan ini, meski masih jalan tanah dan berbatu, tapi masih bisa dilintasi pake sepeda motor,” kata Edy Maryono kepada wartawan disela sela pantauannya.

Menurut Edi, rencananya jalur lingkar selatan tersebut akan dibangun dengan panjang 2,05 km dengan lebar damiji 20 meter dan lebar badan jalan 10 meter.

“Sesuai rencana, pengerjaan fisik akan digelar pada Maret (2020) mendatang. Mudah mudahan tak ada kendala, dan bisa secepatnya bisa di realisasikan,” ungkap Edi.

Dengan adanya jalur Lingkar Selatan ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurai kemacetan, tepatnya di depan pasar Jalancagak dan pertigaan Nanas di jalur jalan lintas Subang – Bandung.

“Saya berharap nantinya dengan dibangunnya akses jalan tersebut dapat memudahkan akses mobilitas masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat kampung atau desa sekitar yang terlewati akses jalan,” katanya.

Edi menyebutkan, jalur Lingkar Seletan sepanjang 2,05 Km tersebut melintas di wilayah desa Jalancagak, Desa Sarireja dan Desa Curugrendeng.

“Peninjauan ini hanya merupakan survey awal dan akan dilakukan kajian lebih lanjut agar lebih matang,” pungkasnya.

Pemerintah Desa Jalancagak, sangat mengapresiasi rencana pembangunan jalan lingkar selatan sepanjang 2,05 Km. Menurut Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal Alim, jalan lingkar ini dibangun untuk menghubungkan wilayah guna kemudahan akses masyarakat dan pengguna jalan di Subang.

“Khusunya di jalur lintas Subang -Bandung, tepatnya jalur Jalancagak yang kerap menjadi titik rawan kemacetan. Dengan dibangunnya jalur ini, sehingga selain waktu tempuh yang lebih cepat, maka titik kemacetan bisa lebih terurai,” ucap Indra.

Sebelumnya Bupati Subang H Ruhimat juga mengatakan Pemkab Subang memiliki rencana pembangunan Jalur Cipendeuy- Serangpanjang, sepanjang 30 Km , termasuk jalan Lingkar Selatan yang menjadi jalan pemghubung desa, demi peningkatan ekonomi.

(Anr).

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …