Manajer Ramen Bajuri Berhasil Ditangkap, Jenazah Disembunyikan?

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Korban pembantaian penagih hutang oleh karyawan Kedai Ramen Bajuri berharap ditemukan jenazahnya. Lantaran, selang satu jam Polresta Bandung mengekspos kasus pembunuhan, kedua pelaku utama yang diburu berhasil ditangkap petugas Polresta Bandung di Malang.


Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, kedua tersangaka berinisial LT (26)  dan RM (19), ditangkap di Malang, Jawa Timur.

Diketahui LT ini diduga menjadi otak pembunuhan yang merupakan manajer Kedai  Ramen.

BACA JUGA: Enam Karyawan Ramen Bajuri Bantai Penagih Hutang Ramai-ramai

“Keduanya ditangkap di Malang, Jawa Timur. Saat ini kami sedang interogasi secara intensif di Mapolresta Bandung dan kami sedang proses upaya pencarian jenazah korban,” kata Kapolresta dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/2/2020).

Menurut Hendra, pasal yang dikenakan untuk pelaku yaitu pasal 340 dengan hukuman penjara 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati.

Jika melihat melihat kronologisnya termasuk pembunuhan berencana dan kesannya memang sadis. Dengan demikian, kata Hendra, kepada masyarakat sebaiknya jangan berutang atau meminjam uang dari luar lembaga perbankan yang resmi.

“Pinjamlah ke bank yang sudah diawasi oleh OJK,” tandas Hendra.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandung, AKP Agta Bhuwana Putra, memaparkan bagaimana kronologis penangakapan pelaku yaitu dimana pada awal penyelidikan, polisi menemukan kejanggalan yang didapat dari pengakuan istri korban yang menyatakan bahwa korban sempat melakukan video call pada saat korban sampai di TKP yaitu restoran ramen tersebut, tetapi korban tidak bisa dihubungi lagi.

“Begitu keluarga korban melakukan pencarian ke kedai ramen tersebut ditemukanlah motor korban. Hal itu menjadi kejanggalan yang menguatkan kita untuk melakukan penyelidikan. Akhirnya sampai sekarang kita amankan para tersangka dan semua barang buktinya,” papar Agta.

Agta mengatakan bahwa kendaraan yang digunakan untuk membawa korban adalah kendaraan rental, yang kemudian kendaraan tersebut dibiarkan begitu saja di daerah Bantar Gebang Bekasi.

“Kita masih memasang police line untuk melakukan langkah penyelidikan selanjutnya,” pungkas Agta.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …

XL Axiata Perpanjang Gratis Akses 2GB/hari

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan program gratis 2GB/hari sesuai dengan keputusan pemerintah yang memperpanjang tanggap darurat guna menghindari …