37 Tahun Tak Beroperasi, Kini Jalur Kereta Api Cibatu-Garut Aktif Lagi Februari Ini

TRANSPORTASI: Suasana aktifitas transportasi Kereta Api di Stasiun Bandung, Senin (13/5/2019).
( TAOFIK ACHAMD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

TRANSPORTASI: Suasana aktifitas transportasi Kereta Api di Stasiun Bandung, Senin (13/5/2019). ( TAOFIK ACHAMD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro kembali melakukan pengecekan jalur reaktivasi Cibatu – Garut, Jumat (31/1/2020). Pengecekan kali ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dari seluruh prasarana mulai dari jalur rel, persinyalan dan stasiun yang ditargetkan beroperasi pada Februari 2020.


“Saat ini progres reaktivasi sudah hampir selesai, dimana rel telah tersambung dari Stasiun Cibatu hingga ke Stasiun Garut. Perbaikan stasiun juga sudah hampir selesai seluruhnya. Tinggal sedikit yang perlu kami selesaikan, sehingga kami optimis jalur ini dapat segera dioperasikan,” ungkap Edi.

Edi menambahkan, kehadiran transportasi kereta api di Garut dapat meningkatkan konektivitas, membuka potensi wisata baru, dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Garut dan sekitarnya.

Nantinya para wisatawan dapat lebih mudah mengakses wilayah Garut dimana sebelumnya hanya dilayani oleh jalur darat yang kerap mengalami kemacetan. Dibandingkan dengan moda transportasi lain, kereta api memiliki keunggulan dalam hal keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan.

KAI juga merasa bangga atas antusiasme dan dukungan masyarakat selama proses reaktivasi jalur tersebut. Edi mengharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar KAI bisa segera mengoperasikan kereta api menuju Stasiun Garut yang sebentar lagi akan selesai.

Jalur KA Cibatu-Garut merupakan jalur non aktif sepanjang 19,5 km yang terakhir kali dioperasikan pada tahun 1983.

Melihat potensi yang ada, KAI mulai melakukan proses reaktivasi jalur tersebut sejak 2018. Tiga stasiun yang akan direaktivasi pada rute Cibatu-Garut ialah Stasiun Pasirjengkol, Stasiun Wanaraja, dan Stasiun Garut. Pada 18 Januari 2019, Presiden RI Joko Widodo sempat mengunjungi Stasiun Cibatu untuk mengetahui progres reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut.

Saat itu KAI masih melakukan pembebasan lahan dan pembayaran biaya bongkar kepada warga. Tepat satu tahun kemudian, pada Januari 2020, rel dari Cibatu menuju Garut sudah tersambung.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Presiden RI, Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, Gubernur Jawa Barat, Bupati Garut, masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung proses reaktivasi jalur KA Cibatu – Garut sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Pesan saya kepada masyarakat, jika nanti sudah dioperasikan mari kita jaga bersama-sama fasilitas publik ini,” tutup Edi Sukmoro.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …