KPK Hibahkan Aset Negara dari Terpidana Kasus (TPPU)

KPK ,BPN dan TNI melakukan pengecekan patok bebas dan pengukuran aset hasil rampasan negara dari terpidana kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengadaan simulator SIM mantan Kakorlantas Djoko Susilo, di desa Kumpay, Rabu (29/1/2020)

KPK ,BPN dan TNI melakukan pengecekan patok bebas dan pengukuran aset hasil rampasan negara dari terpidana kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengadaan simulator SIM mantan Kakorlantas Djoko Susilo, di desa Kumpay, Rabu (29/1/2020)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghibahkan aset hasil rampasan negara dari terpidana kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengadaan simulator SIM mantan Kakorlantas Djoko Susilo berupa dua bidang tanah dan bangunan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Adapun ke dua bidang tanah hasil sitaan KPK seluas 50 hektar yang berada di Kabupaten Subang itu berlokasi di Kp. Kumpay, Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak,dan di Kampung Cirangkong, Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe.

Pada Rabu (29/1/2020) kemarin, pihak BPN dan unsur terkait lainnya, terpantau melakukan pengecekan patok bebas dan pengukuran hingga pengecekan data BPN di dua bidang tanah tersebut.

Hadir dalam kegiatan pengecekan tersebut, Kepala BPN Subang, Joko Susanto, Kol CZI Dian Hendriana (Aslog), Letkol CZI Deni Iskandar (Pabandya Paskon), Letkol CZI Saepul Rahman (Pabandya Tanah Slog Ad), Mayor CZI Lilik (Zidam III), Srk Yogi (Slog AD).

Selain itu, hadir pula Jaksa alandika SH (KPK RI), Jaksa Hendra SH (KPK RI ), Pasi Intel Lettu Inf Sukaji, Danramil 0512 Kapten Arm Saprudin, Babinsa Kumpay Serka Carna, serta Dan Pamtup Unit Inteldim 0605/Subang.

Menurut Pasi Inteldim 0605 Lettu (Inf) Sukaji, kegiatan pengamanan materi yang berada di wilayah teritorial Kodim 0605/Subang agar terus dipantau agar setiap perkembangan terkait pengamanan materil dapat terdata dengan baik.

“Dan setiap perkembangan keamanan materilnya terjaga dengan aman,” kata Sukaji saat ditemui di lokasi.

Diketahui, pada Maret 2013 lalu, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan terhadap aset milik tersangka Irjen Djoko Susilo, yang berada di Kabupaten Subang.

Aset tersebut berupa tempat peristiratan seperti villa dan tanah.Pasalnya diduga terkait dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan mantan kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri ini.

Informasi yang beredar menyebutkan, tanah di Subang yang disita KPK  ini luasnya 50 hektar. Tanah dan bangunan tersebut berada di dua lokasi yakni di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak dan Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds