Dedengkot Sunda Empire Menjadi Tersangka

Polisi menahan dedengkot Sunda Empire, 'Perdana Menteri' Nasri Banks dan  'Kaisar atau Ibunda Ratu' Rd Ratna Ningrum di Mapolda Jabar, Selasa (28/1/2020).

Polisi menahan dedengkot Sunda Empire, 'Perdana Menteri' Nasri Banks dan 'Kaisar atau Ibunda Ratu' Rd Ratna Ningrum di Mapolda Jabar, Selasa (28/1/2020).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polisi akhirnya resmi menetapkan tiga dedengkot Sunda Empire sebagai tersangka. Ketiga orang itu adalah ‘Perdana Menteri’ Nasri Banks, ‘Kaisar atau Ibunda Ratu’ Rd Ratna Ningrum dan ‘Sekretaris Jenderal’ Ki Ageng Raden Rangga Sasana. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar melakukan pemeriksaan terhadap mereka di Mapolda Jabar.


“Ya. Kami telah menetapkan mereka bertiga sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso saat dihubungi Radar Bandung, Selasa (28/1/2020).

Erlangga menjelaskan, mereka dijerat Pasal 14 dan 15 Undang-undang nomor 1 tahun 1946, terkait penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran publik. Menurut Erlangga, berdasarkan temuan penyidik, alat bukti dan dari hasil keterangan ahli, penyidik berkesimpulan kasus Sunda Empire memenuhi unsur pidana seusai pasal tersebut.

Dengan itu, ketiga tersangka diancam maksimal sepuluh tahun penjara. Selanjutnya, sambung Erlangga, hasil penyidikan terhadap tiga tersangka akan dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum. “Proses selanjutnya, akan diajukan ke Jaksa Penuntut Umum,” tuturnya.

Sementara itu, Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, kasus tersebut saat ini sudah ditangani oleh Polda Jawa Barat. Penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada 11 saksi.

“Dalam mententukan tindak lanjut Sunda Empire ini, Polda Jabar kerja secara komprehensif, telah lakukan pemeriksaan 11 orang,” kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2020).

Mereka yang diperiksa terdiri dari pihak yang mengetahui deklarasi Sunda Empire, pemilik tempat yang digunakan untuk deklarasi, dan beberapa anggota dari Sunda Empire. Polda Jawa Barat juga rencananya akan meminta keterangan saksi ahli.

Meliputi ahli bahasa, ahli pidana, ahli sejarah, dan ahli sosiologi. Dengan begitu, kasus ini bisa dinilai secara komprehensif. “Ini menjadi penting untuk penyidik dapatkan kesimpulan secara menyeluruh, untuk tentukan langkah berikutnya,” imbuh Asep.

Selain itu, lanjut Asep, penyidik juga akan melakukan gelar perkara guna mencari fakta hukum. “Hari ini atau besok akan dilakukan gelar perkara oleh Polda Jabar, lalu akan kita sampaikan kesimpulan akhir,” pungkasnya.

(cr4/jpc)

 

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …