Keberadaan Komplotan Pelecehan Seksual Hoaks

Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan, saat memberikan ketenangan kepada awak media, Rabu (22/1/2020).

Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan, saat memberikan ketenangan kepada awak media, Rabu (22/1/2020).

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Kepolisian Resort Subang menyatakan keberadaan komplotan bertopeng hoaks adanya. Pernyataan itu merupakan hasil dari penyelidikan.


Dikabarkan sebelumnya, pelaku pelecehan seksual terhadap anak, yang menggunakan penutup wajah itu berjumlah lima orang. Kabar tersebut tersebar di berbagai media sosial. Mereka melakukan aksinya di wilayah Pantura Subang.

“Sejak awal beredarnya kabar itu, petugas langsung melakukan klarifikasi ke berbagai pihak. Hasilnya, tidak ada peristiwa seperti yang dikabarkan itu,” ungkap Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan, Rabu (22/1/2020).

Pihaknya juga memastikan keberadaan lima (5) pria bertopeng yang sempat beredar media sosial. Bahkan pihaknya telah mengecek keberadaan rumah kosong yang dikabarkan ditempati oleh lima pria bertopeng itu.

“Kami sudah cek rumah kosong itu. Hasilnya, tak ada satu pun barang bukti yang mengarah, bahkan saksipun tidak ada yang melihatnya,” katanya.

Sementara itu, terkait kabar adanya alat vital anak yang disunat, menggunakan pisau bambu tipis atau benda tajam lainnya, kata dia, tidak ditemukan benda seperti itu.

“Untuk itu, kami berharap masyarakat bisa bijak dalam menggunakan media sosial.  Masyarakat juga diharap untuk berhati hati dalam mengawasi anak, terlebih saat anak anak sedang bermain,” pungkasnya.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds