Petani di Kelurahan Wanareja Keluhkan Sampah Plastik Berceceran di Sawah

Bupati Subang, Ruhimat (tengah) melakukan aksi pungut di area pesawahan Kelurahan Wanareja yang dipenuhi sampah dari longsoran TPA Panembong, Selasa (21/1/2020).

Bupati Subang, Ruhimat (tengah) melakukan aksi pungut di area pesawahan Kelurahan Wanareja yang dipenuhi sampah dari longsoran TPA Panembong, Selasa (21/1/2020).

POJOKBANDUNG.com,SUBANG – Kalangan petani di Kelurahan Wanareja, Subang mengeluhkan banyaknya sampah plastik yang masuk ke sawah mereka akibat longsornya Tempat Pembungan Akhir (TPA) Panembong di Kp. Caringin Kelurahan Parung, Kecamatan Subang.


“Masuknya sampah ke sawah kami ini sangat mengganggu pertumbuhan padi, padahal usia tanam baru dua bulan,” kata Iwan, yang sawahnya dipenuhi sampah.

Masuknya sampah ke lahan pertanian kata Iwan, terjadi saat hujan turun, sampah plastik itu berasal dari longsoran TPA Panembong yang terbawa hanyut arus sungai Cilamatan kemudian menyebabkan air meluber ke sawah petani yang berada di bagian hilir.

“Saat hujan turun kami harus membersihkan, meski harus hati hati khwatir terjadi banjir bandang.Tapi kalau hujan turun malam hari, ini sering menyebabkan sawah kami dipenuhi sampah,” jelasnya.

Aneka sampah yang masuk ke sawah mereka itu kebanyakan adalah jenis plastik, botol bekas minuman yang sulit terurai, hingga bekas sayuran maupun jenis sampah rumah tangga lainnya.

“Luas sawah yang tercemar sekitar 40 hektaran, terlebih sawah yang berada di bantaran Sungai Cilamatan,” katanya.

Merespon keluhan kalangan petani tersebut, Bupati Subang H.Ruhimat didampingi Wakilnya Agus Masykur Selasa (21/1/2020) pagi, mengajak Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD) dan memimpin langsung aksi bersih bersih di areal pesawahan yang dipenuhi sampah.

“Kami begitu mendapat laporan dari lurah langsung ke sini, dan ternyata benar. Semoga kedepannya musibah semacam ini tidak terjadi lagi,” ucap Ruhimat disela sela kegiatannya.

Pada kesempatan itu Bupati H Ruhimat juga menyampaiakan meminta maaf kepada para petani, terlebih khusus lepada pemilik sawah yang tercemar sampah, akibat longsornya Tempat Pembungan Akhir (TPA) Panembong.

“Atas nama pemerintah dan pribadi saya, tolong sampaikan permintaan maaf pada apa yang sudah terjadi tapi kami pemerintah tidak tinggal diam untuk mengatasi masalah sampah ini,” ujarnya

Lanjut Bupati, pemda Subang saat ini sedang menyiapkan area TPA pengganti Panembong, seluas 117 hektare di area perkebunan PTPN Vlll, tepatnya di Desa Banggalamulya, Kecamatan Kalijati.

“Lokasi ini selain jauh dari pemukiman warga, luas lahan yang diajukan pun sangat ideal, ada sekitar 100 hektare. Lokasi ini bisa menjadi pengganti TPA Panembong yang luasnya hanya dua hektare. Tetapi ini masih diupayakan melalui Pemprov Jabar,” pungkasnya.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds

XL Axiata Perpanjang Gratis Akses 2GB/hari

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan program gratis 2GB/hari sesuai dengan keputusan pemerintah yang memperpanjang tanggap darurat guna menghindari …