Persiapan Dini Hadapi Penyakit Kritis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Permasalahan kesehatan menjadi perhatian khusus dewasa ini. Bahkan World Health Organization (WHO) mengkategorikan permasalahan kesehatan mencapai 68 ribu jenis. Para ahli memperkirakan lima penyakit baru pada manusia muncul setiap tahun, tiga diantaranya bersumber dari binatang.


Di wilayah Jawa Barat sendiri, riset kesehatan dasar 2017 menunjukkan berbagai jenis penyakit menular prevalensi yang melebihi rata-rata nasional. Data kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) menunjukkan penyakit jantung diderita oleh 1,6 persen masyarakat dengan rata-rata nasional 1,5 persen, hipertensi 9,67 persen, stroke 11,4 persen, hingga gagal ginjal kronis sebesar 0,48 persen.

“Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja, kapan saja sehingga sebaiknya masyarakat tidak terpaku menghindari hanya suatu penyakit tertentu. Berbagai permasalahan kesehatan dapat terus bertambah akibat banyak faktor, seperti gaya hidup, globalisasi sampai perubahan iklim,” kata dr Laura Anasthasya, Sp.PD dari RS Premier Jatinegara, Jakarta pada peluncuran ‘PRUTop dan PRUTop Syariah’ di Harris Hotel Festival Citylink, Jalan Peta, Sabtu (18/01/2020).

Baru-baru ini, dr Laura menerima pasien yang mengidap penyakit Lestospirosis. Ia mengungkapkan ini termasuk kasus yang sangat jarang karena biasanya diderita oleh individu yang kontak langsung dengan urin binatang tikus.

Setelah diamati, penyakit ini masuk sebagai salah satu penyakit kritis karena langsung menyerang fungsi ginjal. Salah satu penyebabnya adalah banjir bandang yang kemarin sempat terjadi di Kota Jakarta.  “Terjadi peningkatan setelah banjir kemarin, rumah sakit saya menerima dalam seminggu terakhir ada 5 pasien. Padahal sudah 3 tahunan ini tidak pernah terima kasus seperti ini,” ungkapnya.

Katanya, seseorang yang terjangkit penyakit ini tidak menyadari kalau dirinya kena virus tersebut. Karena gejala awalnya seperti sakit flu dengan ciri-ciri mata memerah, demam, badan linu-linu, dan warna urin yang berubah. Kalau tidak cepat dapat penanganan akan mengakibatkan gagal ginjal akut, pernapasan, sampai pendarahan paru-paru.

“Kita gak bisa pakai data hanya kecil, cuma sebelum banjir jarang sekali ketemu kasus seperti ini. Kecuali sebelumnya pasien ada riwayat digigit tikus misalnya atau kontak dengan urin binatang. Tapi ternyata penyakit ini bisa datang dari banjir,” imbuhnya.

Maka dari itu, dr Laura menyebut persiapan dini diperlukan apabila penyakit-penyakit kritis timbul seperti lestospirosis. Salah satunya adalah produk pelengkap asuransi tambahan inovatif yang diluncurkan Prudential.

Chief Agency Officer Prudential Indonesia, Rusli Chan mengatakan PRUTop dan PRUTop Syariah merupakan asuransi untuk para nasabah yang telah memiliki produk asuransi dasar PRULink Generasi Baru atau PRULink Syariah Generasi Baru.

Keunggulan dua produk penanganan penyakit kritis ini yaitu perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, maksimal uang pertanggungan hingga Rp 5 miliar, paket lengkap karena merupakan perlindungan kritis yang komplit, tidak ada ketentuan masa bertahan, dan perlindungan atas penyakit kritis yang belum ditemukan.

“Asuransi kondisi.krotis saat ini terbatas pada diagnosis jenis penyakit. PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan konsep baru perlindungan kondisi kritis yang berfokus pada perawatan, tindakan, atau ketidakmampuan permanen yang terjadi akibat kondisi kritis,” katanya.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …

XL Axiata Perpanjang Gratis Akses 2GB/hari

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan program gratis 2GB/hari sesuai dengan keputusan pemerintah yang memperpanjang tanggap darurat guna menghindari …