Dana Investasi Peserta BP Jamsostek Diawasi Lembaga Pengawas Kredibel

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek memastikan pengelolaan dana investasi peserta dilakukan berdasarkan regulasi yang ketat dan mengedepankan prinsip governance. Hal itu secara tidak langsung menepis berita miring terkait pengelolaan dana investasi menerpa beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang asuransi.


Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BP Jamsostek, Irvansyah Utoh Banja memastikan, status dana peserta BP Jamsostek aman.

Bahkan Pemerintah baru mengumumkan kenaikan manfaat BP Jamsostek tanpa penyesuaian iuran, diantaranya berupa kenaikan manfaat beasiswa 1350 persen dan total santunan kematian sebesar 75 persen.

“Penempatan dana BP Jamsostek hanya diperbolehkan pada instrumen dan batasan investasi yang ditetapkan dalam PP No. 99 tahun 2013 dan PP No. 55 tahun 2015, selain itu peraturan dari OJK pada POJK Nomor 1 tahun 2016 juga membatasi penempatan saham BP Jamsostek, seperti pada Surat Berharga Negara (SBN),” papar Utoh.

Peserta BP Jamsostek dipastikan dapat bernapas lega tanpa kuatir dana jaminan sosial ketenagakerjaan mereka terganggu, karena BP Jamsostek dalam operasionalnya selalu diawasi oleh lembaga pengawas yang kredibel seperti BPK, OJK, KPK dan KAP (Kantor Akuntan Publik) dan selalu meraih opini Wajar Tanpa Pnegecualian (WTP).

Selain itu, sesuai dengan UU No. 24 tahun 2011 tentang BPJS, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan juga memantau langsung kegiatan operasional, termasuk perihal penempatan dana investasi.
Hasil pengawasan lembaga-lembaga tersebut juga segera ditindaklanjuti dan dilaporkan langsung kepada Presiden RI.

“Strategi investasi yang kami lakukan selalu mengutamakan hasil yang optimal untuk peserta dengan risiko yang terukur dengan tidak mengesampingkan prinsip good governance dan kehati-hatian,” tutur Utoh.

Utoh mencontohkan, ketika BP Jamsostek mulai melihat kecendrungan pasar saham menjalani koreksi, pihaknya mulai memperbesar alokasi pengembangan dana pada instrumen yang bersifat fixed income dalam bentuk SBN dan Deposito. Dimana untuk instrument deposito 97 persen ditempatkan pada Bank Pemerintah.

“Saat ini, total dana kelolaan BP Jamsostek sebesar Rp431,7 triliun, yang meningkat sebesar 18,3 persen dari kelolaan dana tahun lalu. Alokasi dana tersebut pada Surat Utang sebesar 60 persen, saham 19 persen, deposito 11 persen, reksadana 9 persen, dan investasi langsung 1 persen,” tambahnya.

Utoh menjelaskan, terkait penempatan dana pada instrumen saham mayoritas merupakan saham kategori Blue Chip atau LQ45 yang mencapai sekitar 98 persen. Namun ada juga saham yang pernah di LQ45, namun sudah keluar, seperti antara lain saham PGAS dan ANTM. Jumlah saham non LQ45 tersebut hanya sekitar 2 persen besarannya dari total portofolio saham BP Jamsostek.

“Kami pastikan BP Jamsostek hanya berinvestasi pada emiten BUMN, emiten dengan saham yang mudah diperjualbelikan, berkapitalisasi besar, memiliki likuiditas yang baik dan memberikan deviden secara periodik,” tegas Utoh.

Loading...

loading...

Feeds

Bandung Barat “Caang”

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Setidaknya 60 anggota Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat dari tiga kecamatan diberikan pelatihan membuat lampu bohlam hemat …

Eyang Anom Dipenjara 15 Tahun

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Supriadi alias Eyang Anom (50) harus menjalani hukuman penjara kurang lebih 15 tahun. Dukun cabul itu melakukan …

Siap Kerja Keras untuk Tim

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menjelang kick-off Liga 1 2020, kapten Persib Bandung, Supardi Nasir Bujang menyampaikan harapannya bersama Pangeran Biru. Selain …

Bupati Ajak Petani Tanam Sabuk Gunung

POJOKBANDUNG.com, CIMENYAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mensosialisasikan Instruksi Bupati (Inbup) nomor 1 tahun 2020 tentang Pola Tanam Perlindungan dan …

18 Anggota Dapatkan Penghargaan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG– Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota Polres Subang yang berprestasi pada apel pagi di …

Warga Ngungsi ke Kolong Jembatan

 POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Ribuan rumah di wilayah Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang terendam banjir. Akibatnya, warga sekitar terpaksa meninggalkan rumah mereka. …

Siapkan 300 Relawan Cegah Kedaruratan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi siagakan relawan kedaruratan. Jumlah Relawan Rawat Layad sebanyak 300 orang. Nantinya seluruh …