Polisi Periksa Sampel Racun di Jenazah Lina

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Makam mantan istri Sule, Lina Jubaedah selesai dibongkar polisi guna untuk kepentingan otopsi. Makam tersebut berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Sekelimus 1, Kelurahan Batununggal, Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat.


Otopsi jenazah Lina yang dilakukan polisi sendiri memakan waktu selama 4 jam.

Guna untuk kepentingan penyelidikan, polisi pun mengambil sampel racun yang ada di tubuh Lina.

Sample racun tersebut, nantinya akan diperiksa lebih lanjut di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk melengkapi data yang akan menentukan kesimpulan akhir dari hasil otopsi

Sementara itu, suami mendiang Lina, Teddy Pardiyana mengaku sudah tiga hari berturut-turut dimintai keterangan polisi terkait kematian istrinya tersebut hingga membuatnya lelah.

Meski demikian, dirinya berusaha kooperatif membantu proses penyelidikan.

Berikut ini fakta di balik kematian mantan istri Sule yang rangkum:

1. Polisi Bongkar Makam mantan istri Sule 

Polisi bongkar makam berdasarkan laporan dari anak Sule, Rizky Febian yang melapor ke Polrestabes Bandung, pada Senin 6 Januari 2020 lalu.

Rizky melapor ke polisi atas kejanggalan pada kematian ibundanya. Guna kepentingan penyelidikan, polisi pun melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya tersebut.

“Nanti dari hasil tim forensik akan dilakukan analisis penyebab kematian almarhumah,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes S Erlangga.

Pembongkaran sendiri sedianya dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Namun, hujan turun di lokasi pemakaman hingga menyebabkan proses pembongkaran ditunda.

2. Otopsi jenazah mantan istri Sule memakan waktu empat jam

Erlangga mengatakan, setelah dilakukan pembongkaran, dokter forensik langsung melakukan otopsi terhadap jenazah Lina.

“Pemeriksaan luar dan dalam sekitar 3-4 jam di sini (di pemakaman),” katanya saat ditemui di lokasi pemakaman Lina.

Pembongkaran makam jenazah Lina sendiri disaksikan oleh suami sah mendiang Lina, Teddy, dan anak laki-lakinya Rizky Febian.

3. Polisi lakukan pemeriksaan luar dan dalam pada jenazah Lina

Erlangga mengatakan, dalam proses otopsi nanti, Dokter forensik dari kepolisian dan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandungakan melakukan pemeriksaan luar dan dalam organ jenazah Lina.

“(Pemeriksaan) Luar dalam, termasuk jantung,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan ini, dokter akan mengambil sampel untuk kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium guna memastikan penyebab kematian.

“Proses Lab ini paling lambat dua minggu,” ujar Erlangga.

4. Ambil sampel racun di jenazah Lina

Ilustrasi racun

Usai dilakukan otopsi oleh tim forensik, polisi pun mengambil sample racun di jenazah mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah.

Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Biddokes Polda Jabar Robert Tanjung menjelaskan, perlu pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kematian Lina.

“Kita belum dapat menyimpulkan karena masih ada pemeriksaan toksikologi ke Puslabfor dulu itu memerlukan waktu satu sampai dua minggu,” katanya.

Adapun sample berupa racun dalam tubuh Lina diambil untuk dilakukan analisis di Puslabfor.

“Yang kita ambil racun dalam tubuhnya, kita ambil sample racun dalam tubuhnya semua,” katanya.

5. Teddy dimintai keterangan polisi tiga hari berturut-turut

Suami mendiang Lina Zubaedah, Teddy, memberi keterangan tentang kematian ibunda Rizky Febian dan mantan istri Sule tersebut.

Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 11.30 WIB, suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana datang ke Mapolretabes Bandung.

Maksud dan tujuannya datang ke Mapolrestabes Bandung untuk memenuhi panggilan pihak kepolisian perihal dugaan kejanggalan kematian istrinya.

“Ini diminta keterangan dari kepolisian membantu semua proses agar cepat beres,” katanya di Mapolrestabes Bandung,

Teddy mengaku sudah tiga hari ini dirinya dimintai keterangan berturut-turut oleh polisi. “Ini sudah tiga hari berturut dimintai keterangan,” ujarnya.

6. Dicecar 26 pertanyaan

Tedi Padriyana, suami mendiang Lina Jubaedah tengah diwawancara awak media usai dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Mapolrestabes Bandung, Jumat (10/1/2020).

Teddy mengaku saat dimintai ketengan polisi dirinya dicecar beberapa pertanyaan oleh penyidik Polrestabes Bandung.

Pertanyaan itu, sambungnya, berhubungan dengan kematian istrinya.

“Pertanyaannya lebih dari 26 pertanyaan. Semua berhubungan dengan bunda Lina,” katanya.

7. Teddy mengaku lelah diperiksa polisi

Ilustrasi polisi.

Teddy mengaku, apa yang dilaluinya sejak beberapa hari dimintai keterangan polisi cukup melelahkan.

Meski demikian, dirinya berusaha kooperatif membantu proses penyelidikan.

“Ya cukup melelahkan sebenarnya tapi kita harus kooperatif ya karena biar gak jadi teka-teki lagi ke masyarakat, biar almarhumah bunda Lina-nya juga tenang di alam sana. Jadi kita harus benar-benar ekstra sabar dan tabah,” katanya.

(kps)

Loading...

loading...

Feeds

Keberadaan Komplotan Pelecehan Seksual Hoaks

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Kepolisian Resort Subang menyatakan keberadaan komplotan bertopeng hoaks adanya. Pernyataan itu merupakan hasil dari penyelidikan. Dikabarkan sebelumnya, …

Jokowi Bela Prabowo Super Maksimal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membela Prabowo yang sejak menjabat banyak melakukan perjalanan ke luar negeri. Menurut Jokowi, langkah Menteri Pertahanan …

Sampah Organik yang Masih Mendominasi

POJOKBANDUNG.com,CIMAHI – Sedikitnya 50 persen dari 81. 279 ton sampah yang dibuang masyarakat Kota Cimahi, ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah …

Warga Kabupaten Bandung Barat Berduka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG BARAT – Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) berduka. Seorang tokoh pemekaran KBB, H. Endang Anwar meninggal dunia. H.Endang …