‘Ngprank’ Jadi Korban Penusukan, Driver Ojol Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Farras Armanda Wijaya (18), driver ojek online (ojol) mengaku menyesal telah melakukan prank jadi korban penusukan di Kawasan Dago, Cimenyan, Kabupaten Bandung, awal pekan lalu. Farras tak menyangka fotonya yang pura-pura jadi korban penusukan itu akan viral di lini media sosial (medos). Padahal, niatannya hanya ingin mencari perhatian kedua orangtuanya.


Kasat Reskrim Polresta Bandung, AKP Agta Bhuwana Putra mengatakan, laporan palsu penganiayaan itu dilakukan Farras beberapa waktu lalu ke Polsek Cimenyan.

“Laporannya adalah terjadi penyaniayaan terhadap dirinya berupa penusukan di bagian perut,” ujar Agta, di Mapolresta Bandung, Jumat (10/1/2020).

Untuk memuluskan laporannya, Agta menjelaskan, Farras diam di pinggir jalan di kawasan Dago Resort dalam keadaan pisau seperti menembus jaket ojol bagian perut.

“Dia bilang ditemukan oleh warga. Setelah dilakukan visum dan penyidikan selama tiga hari, kami menyimpulkan kalau dia membuat laporan palsu,” katanya.

Farras juga mengakui jika laporan yang dibuatnya tidaklah benar. Menurut Agta, ia nekat membuat laporan palsu untuk mencari perhatian dari keluarganya.

“Ada masalah keluarga, jadinya mencari perhatian dengan membuat laporan seolah-olah menjadi korban penganiayaan,” ujarnya.

Walaupun telah membuat laporan palsu, Polisi tidak melakukan penahanan. Menurut Agta, untuk sementara dia hanya diberi pembinaan.

“Dilakukan pembinaan, sambil menunggu arahan dari pimpinan,” katanya.

Farras mengaku menyesal telah melakukan laporan palsu dan menyesali perbuatannya. Menurutnya, perbuatan itu dilakukan karena ia sedang ada masalah keluarga. Musababnya, orang tuanya pergi disaat karirnya sedang naik sebagai atlet sepakbola lokal.

“Ya, mereka pergi di saat karir saya sedang naik. Saya sempat jadi atlet sepakbola, sebelum menjadi driver ojol,” ungkapnya.

“Saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada Bu Kapolsek beserta jajarannya dan Bapak Kapolresta beserta jajarannya atas kejadian ini, saya memohon maaf. Ada masalah keluarga, saya tidak tahu arah,” kata Farras.

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Vaksinasi Tahap Pertama Segera Selesai

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Vaksinasi COVID-19 tahap I untuk dosis I terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dimulai …