Banjir Bandang KBB, 232 Orang Mengungsi, 8 Motor dan 4 Mobil Hanyut

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Ratusan pengungsi korban banjir bandang di Perumahan Cimareme Indah, Blok D RT 04/03, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tempati Masjid Al Ikhlas dan Madrasah At-Tiin. Sebanyak 232 pengungsi diantaranya warga lansia dan anak-anak masih bertahan di pengungsian karena rumahnya masih terendam lumpur dan ada juga rumah yang jebol.


Menurut Ketua RT 04, Yayat Ruhyat, akibat banjir bandang terdapat 150 rumah yang terdampak, bahkan 8 rumah yang lainnya jebol dan untuk sementara ini tak bisa ditempati.

“232 warga mengungsi, kami melakukan evakuasi ke masjid,” ujarnya saat ditemui di Perumahan Cimareme Indah, Rabu (1/1/2020).

Yayat mengatakan, sejumlah warga banyak yang beristirahat di pengungsian, bahkan ada warga yang sakit dan hanya bisa berbaring di tempat tidur yang disediakan oleh relawan dan pihak pemerintah.

Ening (57), salah seorang pengungsi mengaku, ia bersama warga yang lain akan kembali ke rumah setelah lumpurnya bersih.

“Saat ini lagi dibersihkan sama keluarga dibantu warga yang lain,” ujarnya.

Ia menyebut, untuk bantuan makanan, tempat tidur dan selimut hingga saat ini masih cukup berkat adanya bantuan dari relawan dan BPBD Kabupaten Bandung Barat.

Selain rumah, sejumlah kendaraan bermotor pun ikut hanyut dalam banjir bandang tersebut. Sedikitnya 8 unit motor dan 4 unit mobil warga dilaporkan rusak.

Menurut warga setempat, Ahmad, saat banjir setinggi 1 meter sampai 1,5 meter terjadi, beberapa motor dan satu unit mobil hanyut terbawa arus deras sejauh 250 meter.

“Mobil dan motor yang hanyut itu lagi di parkir di jalan. Karena banjirnya memang sangat deras, hanyutnya cukup jauh,” ucap Ahmad.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu, mengatakan banjir salah satunya melanda Komplek Perumahan Cimareme indah.

“Kejadian ini diakibatkan oleh intensitas hujan deras. Bahkan jebolnya tanggul dan tinggi muka airnya mencapai 180 sentimeter,” pungkas Budiman.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds