Bangga Menolong Sesama dengan Rajin Bayar Iuran JKN-KIS

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI –Prinsip gotong royong yang dianut oleh BPJS Kesehatan bertujuan agar peserta yang sehat membantu peserta yang sakit melalui iuran yang dibayarkan setiap bulannya.


Suwito (54) salah seorang warga Cijerah, Kota Cimahi inimerupakan salah satu dari jutaan pahlawan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang patuh membayar iuran BPJS Kesehatan. Terdaftar sejak Desember 2015, Suwito rela menyisihkan uangnya untuk membayar iuran rutin perbulannya mengikuti program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan.

Suwito yang kesehariannya hanyalah seorang pekerja serabutan ini sadar akan pentingnya jaminan kesehatan sehingga ia tertarik untuk menjadi Peserta JKN-KIS. Ia mengaku senang jadi peserta JKN-KIS yang aktif, meskipun ia dan keluarganya belum pernah sekalipun menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat. Menurutnya program ini sangat baik, sebab dalam program JKN-KIS mengajarkan masyarakat untuk saling tolong-menolong dan gotong royong dalam membantu orang-orang yang mengalami sakit dan tidak mempunyai biaya untuk berobat. Yang sehat membantu yang sakit, yang kaya membantu yang miskin. Dirinya mengatakan bahwa iuran yang ia bayarkan setiap bulannya biarlah untuk dapat digunakan membayarkan biaya pelayanan kesehatan peserta JKN-KIS yang lain.

“Dengan jadi peserta aktif JKN-KIS yang sehat, saya senang bisa menolong orang-orang yang sakit, terlebih orang sakit itu tidak memiliki biaya. Saya justru sangat bersyukur Alhamdulillah bahwa saya dan keluarga tidak pernah sakit dan malah melalui iuran yang saya bayarkan, saya bisa sedikit menolong peserta JKN-KIS yang sedang sakit. Dan itu pahala yang besar, ketika apa yang kita berikan dapat bermanfaat bagi orang-orang yang sakit dan membutuhkan biaya untuk berobat. Saya juga lebih memilih membayar iuran saja setiap bulan dan tetap sehat daripada saya yang harus sakit dan dibantu oleh peserta JKN-KIS lain,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selama ini ia tidak pernah menggunakan kartu JKN-KIS nya karena memang tidak pernah sakit. Untuk menjaga kesehatannya ia selalu menerapkan pola hidup sehat dengan berusaha mengkonsumsi makanan minuman yang cukup gizi dan beristirahat cukup.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS, selain untuk berjaga-jaga ketika sakit sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya setidaknya masyarakat patuh terhadap peraturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah agar mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS.

“Jika hanya mengandalkan peserta yang sakit untuk membayar, maka mungkin iuran itu tidak cukup untuk membiayai pelayanan kesehatan peserta yang sakit. Untuk itu peserta yang sehat juga harus tetap rutin membayarkan iuran,” tutup Suwito.

(rls)

Loading...

loading...

Feeds

Bandung Barat “Caang”

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Setidaknya 60 anggota Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat dari tiga kecamatan diberikan pelatihan membuat lampu bohlam hemat …

Eyang Anom Dipenjara 15 Tahun

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Supriadi alias Eyang Anom (50) harus menjalani hukuman penjara kurang lebih 15 tahun. Dukun cabul itu melakukan …

Siap Kerja Keras untuk Tim

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menjelang kick-off Liga 1 2020, kapten Persib Bandung, Supardi Nasir Bujang menyampaikan harapannya bersama Pangeran Biru. Selain …

Bupati Ajak Petani Tanam Sabuk Gunung

POJOKBANDUNG.com, CIMENYAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mensosialisasikan Instruksi Bupati (Inbup) nomor 1 tahun 2020 tentang Pola Tanam Perlindungan dan …

18 Anggota Dapatkan Penghargaan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG– Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota Polres Subang yang berprestasi pada apel pagi di …

Warga Ngungsi ke Kolong Jembatan

 POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Ribuan rumah di wilayah Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang terendam banjir. Akibatnya, warga sekitar terpaksa meninggalkan rumah mereka. …

Siapkan 300 Relawan Cegah Kedaruratan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi siagakan relawan kedaruratan. Jumlah Relawan Rawat Layad sebanyak 300 orang. Nantinya seluruh …