20 Truk Sumbu Tiga Ditahan

MELINTAS: Petugas saat mengatur arus lalu lintas truk. Kendaraan sumbu tiga atau mobil muatan dilarang beroperasi selama masa angkutan Natal tahun 2019 dan Tahun Baru 2020.

MELINTAS: Petugas saat mengatur arus lalu lintas truk. Kendaraan sumbu tiga atau mobil muatan dilarang beroperasi selama masa angkutan Natal tahun 2019 dan Tahun Baru 2020.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kendaraan sumbu tiga atau mobil muatan akan diperiksa di KM 42 Jalan Tol-Jakarta-Cikampek. Jika tidak bisa menunjukan dokumen resmi, saki tilang diberlakukan.Hal ini dilakukan dalam rangkan menjalankan Peraturan Menteri Perhubungan No.72 Tahun 2019 tentang Pengaturan Lalu Lintas Operasional Mobil Barang Selama Masa Angkutan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020.


Kepala Induk PJR Jalan Tol Jakarta-Cikampek-Elevated Korlantas Polri, AKP Stanlly Soselisa mengatakan, aturan tersebut berjalan dengan efektif, Rabu (25/12/2019).

“Kami akan melakukan penyekatan terhadap kendaraan sumbu tiga ke atas di KM. Petugas di lapangan akan meminta kendaraan untuk menepi untuk diperiksa surat-suratnya,” kata dia.

Ia memastikan, para petugas tidak akan segan melakukan penindakan tegas. Sejauh ini, sudah ada 20 truk muatan yang ditahan karena barang yang dibawa tidak sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen.

“Semuanya kami tahan. Diantaranya, ada tiga truk pengangkut tanah merah yang memuat pupuk NPK sebanyak 1.000 sak karung dengan berat masing-masing 50 kilogram,” ujar Stanlly.

Ia meminta, perusahaan logistik mematuhi peraturan pembatasan kendaraan yang berlaku. Ia mengingatkan, aturan itu adalah pembatasan dua arah pada 20 Desember 2019 pukul 00.00 WIB sampai 21 Desember 2019 pukul 24.00 WIB, pada ruas-ruas jalan tol tertentu.

Lalu, kata dia, 25 Desember 2019 pukul 00.00 WIB sampai 24.00 WIB pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta dan pembatasan dua arah pada tanggal 31 Desember 2019 pukul 00.00 WIB sampai dengan 1 Januari 2020 pukul 24.00 WIB pada ruas-ruas jalan tol tertentu.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds