Unwim Ciptakan Mahasiswa Unggul Melalui Dosen Berkualitas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Untuk hasilkan mahasiswa unggul dan punya daya saing, Universitas Winaya Mukti (Unwim), terlebih dahulu membenahi kualitas dosen.


“Jadi, untuk menonjolkan potensi mahasiswa, terlebih dahulu kita dorong perkembangan dosen,” ujar Rektor Unwim Ai Komariah kepada wartawan Kamis (19/12).

Ai mengatakan, dosen dituntut memiliki kompetensi dan kemampuan untuk mengimplementasikan kemampuannya dalam dunia usaha.

“Jadi, para dosen diminta untuk meningkatkan kemampuannya di baik secara formal maupun informal. Sehingga pada gilirannya bisa menjadi motor penggerak mahasiswa dalam membangun dunia usaha,” paparnya.

Untuk itu, lanjut Ai, semua fakultas di Unwim dibekali kemampuan untuk berwirausaha. Sehingga mahasiswa lulusan Unwim diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan.

“Mahasiswa-mahasiswa lulusan Unwim, disiapkan untuk bisa menciptakan lapangan kerja bukan hanya mencari pekerjaan,” tambahnya.

Harapan yang sama juga Ai kepada mahasiswa yang di wisuda pada Kamis (19/12). Jumlah mahasiswa yang diwisuda sebanyak 626 orang. Baik di tingkat sarjana maupun magister.

Di samping itu terbersit pula harapan semoga lulusan yang diwisuda hari ini memperoleh peningkatan yang berarti dalam kualitas intelektual, kemantapan keimanan, kemulyaan dalam akhlak serta senantiasa menunjukkan karya-nyata yang bermanfaat sebagai hasil sebuah kreativitas yang inovatif.

“Sebagai seseorang yang menyandang gelar Magister maupun Sarjana, keberadaan anda bukan dinilai dari gelar yang disandang, akan tetapi lebih dari itu, saudara-saudara akan dinilai oleh masyarakat dari cara berfikir dan bertindak yang cermat dan teliti,” ujarnya.

Ai menilai para wisudawan dan wisudawati ini telah sukses menunjukkan prestasi belajar, dan diharapkan akan sukses pula dalam perjalanan karier yang akan tempuh di masa yang akan datang.

“Perlu saya sampaikan bahwa saat ini dunia sedang memasuki fase perubahan besar dan revolusioner yang dikenal dengan nama Revolusi Industri 4.0. bahkan ada Negara yg sdh memasuki era 5.0,” tambahnya.

Perubahan pada era ini tidak terjadi secara bertahap seperti meniti tangga secara bertahap tetapi perubahan terjadi secara revolusioner yang mampu merubah tatanan lama menjadi sesuatu hal yg baru yang sangat berbeda. Di era ini dibutuhkan sumberdaya manusia yang responsif dan mampu mengantisipasi perubahan.

Para sarjana yang sebelumnya biasa berfikir dalam lingkup kampus yang terbatas, kini saatnya untuk membuka cakrawala berfikir yang lebih luas, kreatif, progresif, serta responsif.

“Artinya, mampu menangkap peluang dan kesempatan yang ada di depan mata dengan cermat dan semangat pantang putus asa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tuturnya.

Revolusi Industri 4.0 tidak bisa dihindarkan. Tuntutan perkembangan teknologi ini membawa kita semua untuk siap menghadapi perubahan di berbagai lini, tidak terkecuali pendidikan.

Tantangan Revolusi Industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perguruan Tinggi agar mampu meningkatkan daya saing bangsa Indonesia ditengah persaingan global.

“Untuk itu Pendidikan Tinggi wajib merumuskan kebijakan strategis dalam berbagai aspek mulai dari kelembagaan, bidang studi, kurikulum, sumber daya, serta pengembangan cyber university, risbang hingga inovasi,” tambahnya.

Untuk itu, Ai mengatakan Unwim berkomitmen meningkatka kualitas lulusan nya dari tahun ke tahun. Sehingga mampu bersaing di dunia usaha.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …