BPJS Satu! Berikan Informasi Agar Peserta Tidak Linglung

POJOKBANDUNG.com – Hadirnya program BPJS SATU! (Siap Membantu) diharapkan mengurangi keluhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di fasilitas kesehatan yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.


Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Tini Wartini mengatakan bahwa program ini baru diluncurkan pada 9 Desember 2019 yang diterapkan dengan menempatkan sejumlah petugas di setiap fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Saat ini BPJS Kesehatan Cabang Soreang mempunyai 2 Petugas Pemberian Informasi dan Penangangan Pengaduan (PIPP) yang bertugas mengunjungi rumah sakit di wilayah Kabupaten Bandung,” ucap.

Salah satunya Petugas PIPP, Khrisdiany yang tengah bertugas di RSUD Soreang. (19/12). Saat itu dia stand by berada di ruang pendaftaran dan sekali-kali berkeliling mengunjungi peserta.

Maemunah (46) salah satu peserta JKN-KIS yang pada saat itu tengah menanyakan perihal kepesertaannya kepada Petugas PIPP.

“Ini saya mau nanya soal rujukan, saya sudah dapat surat kontrol dari faskes sebelumnya karena sekarang saya sudah beralih kef askes yang baru, apakah saya harus minta surat kontrol lagi dari faskes yang baru ? tanya Maemunah kepada petugas PIPP.

Dalam hal tersebut bahwa Maemunah punya penyakit Hipertensi dan sering melakukan kontrol ke Poli Dalam. Sebelumnya ia sudah mendapatkan surat kontrol dari faskes sebelum ia pindahkan kef askes yang baru.

“Perihal Surat Kontrol sebaiknya ibu masih menggunakan Surat Kontrol yang lama dan tidak harus dibuatkan lagi dari faskes yang baru, karena Surat Kontrol itu berlakunya 3 bulan, jadi ibu langsung ke Poli Dalam untuk melakukan kontrol rutin,” ungkap petugas PIPP.

Dengan berbagai penjelasan tersebut akhirnya Maemunah mengetahui terkait Surat Kontrol yang selama ini menjadi persyaratan administrasi pada saat berobat.

“Ya syukurlah neng, ibu jadi tahu informasinya jadi tidak harus balik lagi ke faskes karena tadinya ibu khawatir takut ditolak dan harus bikin surat kontrol lagi, sangat membantu sekali adanya petugas BPJS Kesehatan di rumah sakit, hatur nuhun,” ucap Maemunah.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds