Seleksi Sekda Jabar Terpilih Lima Nama, Ini Calonnya

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lima nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat siap bertarung ketahap selanjutnya, setelah lolos proses administrasi. Seleksi terbuka jabatan ini sebelumnya ada sembilan nama setelah melalui test managerial, sosial cultural dan teknis.


Kabid Pengembangan Karir BKD Provinsi Jabar Teten AME menyebut, lima nama tersebut Setiawan Wangsaatmadja (Deputi Sumber Daya Manusia Apartur Kemenpan RB), Dicky Saromi (Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar), Yerry Yanuar (Kepala BKD Jabar), Dedi Taufik (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar) dan Deni Hamdani (Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan).

“Menurut tim independen,  hasil assessment yang dinyatakan lulus ke proses selanjutnya ada lima nama. Kemarin tesnya terdiri 3 hal yakni managerial, sosial cultural dan teknis,” ujar Teten saat dihubungi via telepon genggam, Selasa (17/12/2019).

Menurut Teten, tes yang diikuti sembilan calon Sekda Jabar meliputi penulisan makalah, pemeriksaan kesehatan dan penelusuran rekam jejak. Proses assessment dilakukan Dimensi Indonesia yang pernah menyeleksi mantan pimpinan KPK. Kemudian tahap selanjutnya masuk tes kesehatan oleh lembaga independen.

“Tes berikutnya untuk lima calon yang lolos, panitia meminta pada Calon Sekda untuk membuat makalah. Isinya  menjabarkan visi dan misi Gubernur Jabar seperti apa. Ini pembuatan makalahnya mendadak,” kata dia.

Setelah terpilih lima orang, lanjut dia, proses selanjutnya adalah pada Jumat ini semua calon harus mengikuti proses wawancara. Semua calon Sekda, harus memaparkan strategi mengakselarasi program Gubernur dan Wagub Jabar.

“Bahan wawancaranya sesuai makalah yang mereka buat,” tandas dia.

Dari hasil wawancara tersebut, nantinya akan diumumkan tiga besar calon yang lolos untuk menempuh proses selanjutnya yakni wawancara dengan user dalam hal ini Gubernur dan Wagub Jabar.

“Dari hasil wawancara, nama yang terpilih berikutnya akan diserahkan ke presiden karena keputusan ada di pemerintah pusat,” pungkas Teten.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds