BP Jamsostek Bandung Suci Kampanyekan Anti Korupsi

FOTO BERSAMA: Pps Kepala BP Jamsostek Bandung Suci, Bimo Prasetiyo foto bersama peserta partisipan kampanye anti korupsi, Senin (9/12).

FOTO BERSAMA: Pps Kepala BP Jamsostek Bandung Suci, Bimo Prasetiyo foto bersama peserta partisipan kampanye anti korupsi, Senin (9/12).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Memperingati Hari Anti Korupsi Dunia (Harkodia), BPJS Ketenagakerjaan yang kini biasa disebut dengan BP Jamsostek melakukan aksi Kampanye Anti Korupsi di Kantor Cabang Bandung Suci, Kota Bandung, Senin (9/12/2019).


Dalam kegiatan Harkodia ini, digelar sejumlah kampanye anti korupsi yang melibatkan pegawai BP Jamsostek Kantor Cabang Bandung Suci, dan peserta yang sedang melakukan pengurusan klaim Jaminan Hari Tua (JHT).

Kampanye anti narkoba diantaranya mengajak, peserta menuliskan Surat Reaksi Anti Korupsi terkait reaksi tindakan korupsi yang terjadi, disebuah kertas reaksi lalu dimasukan ke dalam kotak surat. Nantinya surat ini akan kami kirim ke KPK sebagai bentuk dukungan kami dan peserta BP Jamsostek untuk terciptanya anti korupsi.

Selain itu, mengajak partisipan untuk menandatangani dinding dukungan anti korupai, berupa banner yang ditempel di dinding sebagai dukungan peserta dan BP Jamsostek dalam pemberantasan korupsi.

Pps Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci, Bimo Prasetiyo mengatakan, aksi dilakukan sebagai bentuk kampanye untuk memperingati hari anti korupsi sedunia.

“Kami melakukan kampanye anti korupsi dengan menuliskan surat dan menandatangani dukungan anti korupsi,” ujar Bimo.

Tak hanya menulis surat reaksi anti korupsi dan menandatangi dinding dukungan anti korupsi, pada kegiatan ini pihaknya juga membagikan sejumlah mug, tumbler serta stiker yang dibubuhkan kata-kata untuk mencegah terjadinya korupsi.

Bimo mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dari korupsi, kolusi dan gratifikasi. Khususnya di BP Jamsostek yang setiap harinya melayani peserta untuk mengajukan klaim jaminan.

“Kami tidak mentolerir adanya praktik-praktik yang mengarah pada tindakan korupsi dan gratifikasi, seperti percaloan maupun pungutan liar atau pungli. Memperingati hari anti korupsi dunia, kita bersama melawan korupsi mewujudkan Indonesia maju,” tutupnya.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds