Kader Baru Harus Siap Didenda Rp 1 Miliar

ILUSTRASI : Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta kader baru setia dan siap didenda Rp 1 miliar jika melanggar komitmen. (Imam Husien/JawaPos)

ILUSTRASI : Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta kader baru setia dan siap didenda Rp 1 miliar jika melanggar komitmen. (Imam Husien/JawaPos)

POJOKBANDUNG.com,Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewisuda taruna Akademi Demokrat. Dalam pidatonya, AHY menyebut bahwa kader baru Demokrat akan setia bersama dengan partai berlogo bintang mercy tersebut.


Bahkan 45 kader baru Demokrat telah mendatangani kontrak politik. “Sebagai tambahan mereka semua sudah tanda tangan kontrak. Usia mereka muda-muda tapi berani tanda tangan kontrak,” ujar AHY di JCC, Jakarta, Rabu (11/12).

AHY mengatakan, kontrak politik itu adalah berkomitmen bersama-sama dengan Partai Demokrat dan tidak berpidah ke partai apapun. Bahkan sebagai konsekuensinya, mereka siap membayar denda Rp 1 miliar. “Dalam 10 tahun ke depan mereka bersedia tidak akan pindah ke mana-mana. Kalau itu terjadi, 1 miliar rupiah mereka akan tanggung,” katanya.

Kontrak politik tersebut, menurut AHY, dilakukan supaya kader baru tersebut loyal dan setia terhadap Partai Demokrat. Kontrak politik ini mereka lakukan tanpa adanya pemaksaan. “Nah mereka sendiri tidak dipaksa,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan pesan supaya para taruna memahami betul jati diri partai bernuansa biru tersebut. “Saya hanya ingin mengingatkan sebagai kader baru Partai Demokrat ketahuilah jati diri Partai Demokrat, ketahuilah nilai wawasan dan prinsip-prinsip yang dijalankan oleh Partai Demokrat,” ungkap SBY.

SBY juga menyampaikan supaya kader baru tersebut bisa ikut membesarkan Partai Demokrat. Sehingga nantinya Partai Demokrat semakin dikenal oleh masyarakat sebagai partai nasionalis dan religius sejak berdiriya tahun 2001 yang lalu.

Dukung Pemerintah

Presiden ke-6 itu meyakini 2020 akan banyak harapan dan peluang, meskipun tak akan luput dari tantangan. Menurutnya, 2019 telah memberikan pengalaman dan pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia. Di tahun ini, rakyat baru saja mengikuti pemilihan umum. Banyak hal baru yang kita dapatkan, baik yang positif maupun yang negatif, termasuk yang baik maupun yang buruk.

“Yang buruk, pertama kali dalam sejarah, pemilu kita diwarnai oleh politik identitas yang melebihi takarannya. Juga pertama kali terjadi banyak korban jiwa, baik karena kekerasan maupun bukan,” ujar dia.

Kabar baiknya, ketika bangsa Indonesia berada di ambang perpecahan dan bahkan benturan fisik usai pemungutan suara. Semua sadar dan terpanggil. Karena itu, evaluasi menyeluruh tentang sistem, undang-undang dan penyelenggaraan pemilu perlu dilakukan. Terutama, bagi pihak pemerintah, parlemen dan penyelenggara pemilu. Tujuannya, pemilu di masa mendatang bisa berlangsung lebih baik.

“Jadi yang sudah baik kita pertahankan, yang belum baik kita perbaiki. Itulah harapan Partai Demokrat. Saya yakin itu pula harapan rakyat kita,” katanya.

Ia juga menegaskan, partainya akan membantu pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, walaupun saat ini Partai Demokrat berada di luar pemerintahan, alias menjadi oposisi. “Bersama negara dan pemerintah, kita harus berbuat dan bekerja sekuat tenaga untuk rakyat kita. Meskipun saat ini Partai Demokrat berada di luar pemerintahan pusat, komitmen kami tak berubah,” ujar SBY.

Menurutnya, jika pemerintah sukses, rakyatlah yang akan mendapatkan manfaatnya.  Demokrat akan mendukung penuh keputusan dan kebijakan pemerintah yang tepat, dan sesuai keinginan rakyat. Namun pihaknya akan mengkritisi keputusan dan kebijakan yang kami pandang keliru, dengan harapan dapat dilakukan koreksi dan perbaikan.

“Inilah tanggung jawab moral, sosial dan politik Partai Demokrat yang harus kami jaga dan laksanakan,” katanya.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

Jokowi Bela Prabowo Super Maksimal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membela Prabowo yang sejak menjabat banyak melakukan perjalanan ke luar negeri. Menurut Jokowi, langkah Menteri Pertahanan …

Oded Perkuat Silaturahmi Antar Umat Beragama

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menjelang perayaan Imlek, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar silaturahmi dengan warga Tionghoa di Pendopo Kota Bandung, Jalan …

Jalan Haji Gofur Menuju Cilame Putus

POJOKBANDUNG.com,CILAME – Jembatan Irigasi di Kampung Sukamaju RT 01 RW 01, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah amblas, Selasa (21/1/2020). Akibatnya, penghubung …

Fabiano Beltrame Masih Butuh Waktu

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Fabiano Beltrame akhirnya bisa kembali bermain bersama Persib Bandung dalam pertandingan resmi. Fabiano tampil saat klub berjulukan Maung Bandung …