Gunakan BPJS Kesehatan, Warga Rancaekek Ditolak Berobat di RSKG R.A. Habibie

POJOKBANDUNG.com, CILEUNYI – Warga Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung
Dian Siti Maripah (30) merasa kecewa dengan penolakan RS Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie untuk mengobati ayah mertuanya. Padahal, keluarganya merupakan peserta BPJS Kesehatan aktif yang tidak pernah lupa bayar iuran.


“Saya tinggal di Rancaekek, Kabupaten Bandung. Saya merupakan peserta BPJS Kesehatan mandiri di kelas 3. Begitu juga mertua yang didaftarkan pula oleh suami saya,” ujar Dian kepada Pojokbandung, Selasa (3/12/2019).

Dian menceritakan, Sore itu pada tanggal 28 November 2019 dirinya dikabari oleh Ibu mertua bahwa Ayah mertua jatuh sakit dan harus dibawa langsung ke rumah sakit dekat rumah yaitu di Rumah Sakit AMC Cileunyi.

“Saya dan suami langsung bergegas membawa ayah mertua ke IGD. Bersyukur waktu itu tidak ada kendala karena menggunakan BPJS Kesehatan,” tandasnya.

Selama 3 hari, lanjut dia, ayah mertua dirawat di RS AMC dan menunggu hasil Lab bahwa ayah mertua mengidap penyakit gagal ginjal dan harus dilakukan cuci darah.

Berhubung di RS AMC terkendala fasilitas yang terbatas akhirnya ayah mertuapun dirujuk ke RS Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie.

“Kita pun menuruti rujukan tersebut dan membawa ayah mertua ke Rumah Sakit yang ditunjuk pada tanggal 2 Desember 2019,” katanya.

Ketika sudah sampai dan mengurus semua administrasi di RSKG R.A. Habibie, ternyata kami ditolak oleh pihak Rumah Sakit.

“Kenapa bisa seperti itu? padahal kemarin di rawat di RS AMC pun berjalan lancar. Kartu BPJS Kesehatan juga masih aktif karena suami tidak pernah sampai lupa untuk bayar iuran tiap bulannya,” ucapnya.

Maka dari itu, dirinya menyampaikan kepada pihak BPJS Kesehatan, bagaimana itu bisa terjadi?

“Melalui tulisan ini dengan tidak ada maksud menyudutkan pihak manapun, saya hanya sekadar berbagi pengalaman dan semoga bisa menjadi pembelajaran ke depannya khususnya untuk saya dan keluarga,” pungkasnya.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds