Jalin Kesepakatan Awal, Perusahaan Asal Malaysia Siap Garap Proyek Strategis di Jabar

Perusahaan asal Malaysia, Ranhill Holdings Berhad menjalin kesepakatan awal kerjasama dengan BUMD PT. Jasa Sarana untuk menggarap sejumlah proyek strategis di Jawa Barat. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta kedua perusahaan tetap memperhatikan warga sekitar saat melakukan eksplorasi pengerjaan proyek.


Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan awal oleh Executive Director Ranhill Holdings Berhad, Tan Sri Hamdan Mohamad dan Direktur PT Jasa Sarana, Dyah Wahjusari. Acara tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Diketahui, proyek dalam perjanjian pendahuluan tersebut adalah proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) dan Pengusahaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional di Provinsi Jawa Barat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan kerjasama ini merupakan bentuk dari upaya membuka peluang kerjasama dan investasi dari luar dengan menggandeng BUMD infrastruktur PT Jasa Sarana. Konsep yang dibangun dalam kerjasama ini adalah sama-sama menguntungkan serta kepentingan masyarakat.

Ia mengingatkan, jika kesepakatan ini sudah terealisasi berupa kerjasama, kedua perusahaan harus memperhatikan warga setempat tempat proyek berada untuk diedukasi. “Misalnya melakukan aktifitas csr di wilayah eksplorasi,” ujar dia melalui siaran pers yang diterima, Selasa (26/11/2019).

Di lain pihak, Ridwan Kamil pun meminta semua pihak harus membuat investor nyaman dalam melakukan pekerjaan dan investasinya. Menurutnya minat berinvestasi harus dilindungi dengan langkah pemerintah untuk tidak mempersulit kerjasama.

Ranhill Holdings Berhad sendiri merupakan perusahaan induk investasi yang terdaftar di Bursa Malaysia, bergerak pada sektor pengelolaan air dan pasokan air, pengelolaan air limbah dan bisnis pembangkit listrik

Tan Sri Hamdan Mohamad mengaku siap mendukung persiapan dan pengembangan usaha BUMD Jasa Sarana pada beberapa proyek strategisnya di Provinsi Jawa Barat. “Sehingga investasi dan pembangunan infrastruktur dapat seiring dan berlangsung optimal

Direktur PT Jasa Sarana Dyah Wahjusari mengatakan perjanjian awal ini merupakan solusi untuk mengoptimalkan investasi yang sudah digarap oleh Jasa Sarana selama ini, melalui inovasi pendanaan. Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami sebagai BUMD akan konsisten dan berkomitmen membangun infrastruktur Jawa Barat, yang dapat bermanfaat dan  dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jawa Barat,” pungkas Dyah. (fid/rls)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …