BPJS Kesehatan Cimahi Gelar Monitoring dan Evaluasi Implementasi Autodebet Iuran JKN-KIS

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Guna terus meningkatkan kualitas layanan kepada peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan telah menggandeng beberapa bank di Indonesia untuk menerapkan pembayaran autodebet kepada peserta JKN-KIS pada segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang biasa disebut dengan peserta mandiri.


Penerapan ini dilakukan untuk mempermudah setiap peserta JKN-KIS agar tertib membayar iuran serta tidak perlu repot setiap bulan bolak balik ke kanal pembayaran iuran untuk menyelesaikan kewajibannya membayarkan iuran. Pada segmen PBPU, pesertawajib membayarkan iuran secara rutin sebelum tanggal 10 dengan jumlah yang sesuai dengan pilihan kelas serta jumlah anggota keluarga yang ditanggung.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran pembayaran iuran serta peningkatan kualitas layanan autodebet bagi peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Cimahi melakukan pertemuan evaluasi autodebet dengan sejumlah bank, Selasa (26/11/2019). Dalam kegiatan ini dihadiri oleh bank mitra BPJS Kesehatan diantaranya Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank BCA, dan Bank BNI. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Idham Kholid, Kepala Bidang Penagihan & Keuangan Sarah Rosalina, beserta staf.

“Dengan penerapan autodebet ini tentunya akan sangat membantu peserta JKN-KIS, di tengah kesibukan tentunya ada peluang bagi setiap peserta untuk terlewat dalam membayarkan iuran JKN-KIS. Hal ini pun akan merugikan peserta itu sendiri karena bisa jadi kepesertaannya tersebut menjadi non aktif sementara karena adanya tunggakan iuran dan tidak bisa digunakan sewaktu-waktu bila diperlukan. Dengan bantuan sistem autodebet ini, hal tersebut bukan lagi menjadi kekhawatiran. Selain itu kolektabilitas iuran jadi semakin optimal yang berdampak pada keberlangsungan program JKN-KIS ini,” jelas Idham.

Dalam pertemuan ini juga dibahas mekanisme pendaftaran, sosialisasi serta monitoring evaluasi layanan autodebet bagi peserta JKN segmen PBPU. Dalam hal sosialisasi disepakati bahwa BPJS Kesehatan dan pihak bank secara bersama-sama melakukan sosialisasi pembayaran iuran melalui layanan autodebet. Proses autodebet akan dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku di bank dengan tetap memperhatikan batas waktu pembayaran iuran JKN. Autodebet dapat dilaksanakan dengan syarat yakni lolos verifikasi data dan tersedianya saldo yang cukup pada rekening.

Sampai dengan saat ini sistem pembayaran autodebet bagi peserta JKN-KIS segmen PBPU telah menjadi persyaratan wajib bagi.Untuk peserta JKN-KIS yang telah terdaftar dan masih belum menggunakan sistem autodebet ini, akan dilakukan upaya-upaya khusus salah satunya yakni sosialisasi secara rutin mengenai manfaat sistem pembayaran autodebet ini. Tentunya hal tersebut akan lebih optimal apabila mendapat dukungan dari setiap bank mitra BPJS Kesehatan.

“Kami siap dan berkomitmen untuk mendukung program JKN-KIS melalui apa yang kami miliki. Sosialisasi langsung kepada nasabah pun akan terus kami lakukan guna mendukung suksesnya program JKN-KIS ini,” ujar perwakilan Bank Mandiri Cimahi, Dea Widya Lestari.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …