Hatta Rajasa Dianugrahi Gelar Doktor Honoris Causa oleh ITB

ORASI ILMIAH: Hatta Rajasa menyampikan orasi ilmiah di Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Senin (25/11).

ORASI ILMIAH: Hatta Rajasa menyampikan orasi ilmiah di Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Senin (25/11).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menerima anugerah gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung. Gelar doktor kehormatan diberikan sebagai penghormatan atas prestasi dan capaian yang dicatatkan Hatta dalam kebijakan publik.


Ketua Tim Promotor, Prof Dr B Kombaitan MSc mengatakan, Hatta Rajasa tampil dalam bidang kebijakan publik di Indonesia dimana kebijakan publik tengah menghadapi tantangan baik dalam aspek praktis maupun keilmuan. Hatta menekankan pentingnya bergerak lebih jauh dari kebijakan ekonomi Keynesian, menuju Beyond Keynesian.

Selain itu, dengan mengadopsi pemikiran Michael E Porter tentang keunggulan kompetitif, Hatta mendorong peranan negara dalam meningkatkan daya saing dan kemampuan para produsen untuk memproduksi barang-barang yang berdaya saing, sehingga konsumen membeli barang-barang tersebut.

“Pemikirannya (Hatta) membawa perubahan besar dalam kebijakan ekonomi nasional,” ujar Kombaitan membacakan sambutan pertanggungjawaban akademik saat penganugerahan doktor kehormatan di Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Senin (25/11/2019).

Dalam orasi ilmiahnya berjudul Kebijakan Publik Unggul: Tantangan Indonesia Kemarin, Kini dan Esok, Hatta Rajasa menawarkan premis, bahwa Kebijakan publik menentukan keberhasilan suatu negara. Dengan kebijakan unggul, pemerintah dapat mengelola negara dengan efektif.

“Jadi bukan karena pemerintahnya kuat sehingga efektif, namun karena kebijakan publik yang unggul sehingga didukung rakyatnya,” tegas Hatta.

Mantan Menko Perekonomian 2012 itu juga berbagi kiat ‘menjinakkan’ potensi krisis yang datang dari Eropa dan AS. Hatta membahas juga soal mewujudkan Indonesia Maju 2045. Ia menawarkan lima agenda, yaitu penguatan SDM dan penguasaan iptek, membangun pusat-pusat pertumbuhan baru, penguatan konektivitas dan infrastruktur, transformasi ekonomi ekstraktif menuju value added economy dan entrepeneurial economy.

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …