Seolah Tak Menghiraukan Peraturan Pemerintah

ILUSTRASI : SDN 1 Curugrendeng Desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, jadi korban pencemaran lingkungan PT. AGS.
(FOTO:M. ANWAR/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI : SDN 1 Curugrendeng Desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, jadi korban pencemaran lingkungan PT. AGS. (FOTO:M. ANWAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com,SUBANG – Keberadaan perusahaan sapi perah PT. Agri Prima Sukses (APS) yang berlokasi di Kp. Jabong desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, terus menuai protes.


Kali ini keluhan tersebut datang dari para siswa SD Negri 1 Curugrendeng, desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang yang harus bertahan dari bau limbah peternakan sapi perah yang menyengat.

“Dulu mah enggak bau tai sapi (bau kotoran sapi) sekarang mah kalu pagi, suka bau. Kadang siang hari juga suka bau.  Kolo dulumah gak pernah bau,” kata salah seorang siswa saat ditemui dijam istirahat, Senin (18/11/2019)

Hal ini dibenarkan juga oleh Kepala Sekolah SD 1 Curugrendeng, Sudewi Arini, saat ditemu di rungan kerjanya.

“Benar, bau kotoran sapi itu memang nyampe ke lingkungan sekolah,terlebih dipagi hari, baunya lumayan menyengat. Tapi maaf ya, saya gak bisa lama lama ya, ada kegitan lain,”  ucap Sudewi sambail memainkan telpon selurnya.

Sementara itu menurut warga setempat, Wawan jarak peternakan sapi PT.APS  ke Sekolah SD Negri 1 Curugrendeng, sekitar 600 meter dari bangunan sekolah atau terpisah kebun dan pemukiman warga.

Loading...

loading...

Feeds

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …