Retribusi Parkir Jauh dari Target

MESIN PARKIR: Keberadaan mesin parkir disejumlah titik di Kota Bandung belum mampu mendongkrak pendapatan retribusi yang ditargetkan.

MESIN PARKIR: Keberadaan mesin parkir disejumlah titik di Kota Bandung belum mampu mendongkrak pendapatan retribusi yang ditargetkan.

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Keberadaan mesin parkir belum mampu mendongkrak pendapatan retribusi parkir di Kota Bandung. Tahun ini saja, dari target Rp72 miliar, sampai sekarang baru tercapai Rp8 miliar atau hanya 11 persen.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Ricky Gustiadi mengakui target pendapatan retribusi parkir sangat sulit dicapai tahun ini. Belum optimalnya keberadaan mesin parkir menjadi salah satu penyebabnya.

“Target kami Rp72 miliar per tahun, posisi sekarang baru Rp8 miliar. Target itu berat karena memang mesin (parkir) itu optimalisasinya tidak mudah,” katanya di Balai Kota Bandung, Rabu (13/11).

Dia menuturkan, dari ratusan mesin parkir, ada beberapa lokasi yang memang perlu dikaji ulang. Seperti di Jalan Tamansari, Setiabudi dan beberapa lokasi lainnya. Keberadaan mesin parkir disejumlah ruas jalan itu tidak efektif.

“Selain itu, kesadaran masyarakat (menggunakan) pembayaran nontunai (juga masih harus ditingkatkan),” jelasnya.

Ricky mengaku, telah menyiapkan berbagai langkah demi mendongkrak pendapatan retribusi parkir, khususnya pada 2020. Salah satunya mengubah lembaga dari UPT parkir menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dengan diubahnya bentuk lembaganya, pengelolaan parkir khususnya yang di jalan bisa lebih optimal. Pihaknya juga akan menyiapkan sumber daya manusia yang lebih profesional.

“Langkah upaya apa? Akan kami ubah lembaganya dari UPT jadi BLUD. SDM ditambah yang profesional. Kami juga akan lakukan penegakan hukum,” ucapnya.

Melalui langkah yang telah disiapkan itu, pihaknya optimistis tahun depan pendapatan retribusi parkir bisa lebih maksimal.

“Tahun depan targetnya juga masih Rp72 miliar. Kami optimistis,” pungkasnya.

(arh/dtk)

Loading...

loading...

Feeds