KPK Panggil Dua Saksi Soal Fasilitas Sukamiskin

DIPERIKSA: Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan saat menaiki mobil usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta.
(FOTO:IST)

DIPERIKSA: Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan saat menaiki mobil usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta. (FOTO:IST)

pojoksatu.com,BANDUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas I Sukamiskin, Kota Bandung. Dua saksi itu dijadwalkan diperiksa untuk tersangka Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan (warga binaan).


“Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang saksi untuk tersangka TCW terkait dengan tindak pidana korupsi suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas I Sukamiskin,” ujar Plh Kepala Biro Humas KPK, Chrystelina GS, Senin (11/11).

Kedua saksi yang dipanggil adalah pemilik CV Maleka Elias Setia Marja Arif dan pihak swasta Jeams Budiman Siagian. KPK pada Rabu (16/10) telah menetapkan lima orang tersangka dalam pengembangan kasus tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas I Sukamiskin, Kota Bandung.

Lima orang itu, yakni Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin (Maret 2018) Wahid Husein (WH), Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin (2016 sampai dengan Maret 2018) Deddy Handoko (DHA).

Selanjutnya, Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi Rahadian Azhar (RAZ), Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan swasta atau warga binaan, dan Fuad Amin (FA) yang pernah sebagai Bupati Bangkalan atau warga binaan. Namun, Fuad telah meninggal dunia saat penyidikan berjalan. Terkait hal itu, KPK akan fokus menangani pada perkara yang melibatkan empat tersangka lainnya.

(arh/bbs)

Loading...

loading...

Feeds