Dispora: Nilai Kerugian Belum Dihitung

PORAK PORANDA: Puing-puing reruntuhan atap Stadion Sepak Bola Sport Center Jabar Arcamanik, Kota Bandung, yang porak poranda, Minggu (10/11). Atap Stadion Sepak Bola yang ambruk tersebut rusak akibat diterjang hujan disertai angin kecang pada Sabtu (9/11) sore. 
(FOTO:TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

PORAK PORANDA: Puing-puing reruntuhan atap Stadion Sepak Bola Sport Center Jabar Arcamanik, Kota Bandung, yang porak poranda, Minggu (10/11). Atap Stadion Sepak Bola yang ambruk tersebut rusak akibat diterjang hujan disertai angin kecang pada Sabtu (9/11) sore. (FOTO:TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

pojoksatu.com,BANDUNG – Atap Stadion Sepakbola di Sarana Olah Raga (SOR) Arcamanik, Kota Bandung mengalami kerusakan di bagian tribun timur. Atap stadion terlepas dan jatuh ke halaman parkir. Insiden ini terjadi akibat terjangan hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (9/11).


Tidak ada korban jiwa akibat runtuhnya atap stadion sepakbola SOR Arcamanik ini. Namun sejumlah fasilitias mengalami rusak parah. Kerusakan sebagian besar menimpa area lapangan bola voli pasir karena tertimpa puing-puing atap stadion yang ambruk.

Pantauan Radar Bandung, Minggu (10/11) pagi sejumlah warga masih tetap melakukan aktivitas olahraganya seperti biasa di kawasan stadion. Pihak keamanan setempat menghimbau agar warga tidak mendekati lokasi kejadian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Aktivitas masih seperti biasa, banyak warga yang berolahraga. Kami sudah menghimbau untuk tidak mendekati lokasi kejadian dan sudah dipasang garis polisi” ungkap Sutarjo Kepala Keamanan GOR.

Sejak terjadinya insiden tersebut belum diketahui kapan pihak pengelola stadion akan membereskan puing-puing reruntuhan yang masih berserakan dan menjadi perhatian masyarakat.

“Kalau untuk membersihkan atau perbaikan masih belum diketahui,” ujar Sutarjo.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyipaki bahwa kejadian runtuhnya atap stadion murni akibat bencana alam. Sejauh ini, belum bisa diperkirakan berapa jumlah kerugian akibat ambruknya atap Stadion sepakbola Arcamanik tersebut.

“Untuk kerugian belum bisa taksir berapa jumlahnya, harus dihitung dulu oleh ahlinya” ungkap Kepala Dispora Jawa Barat, Engkus Sutisna saat ditemui di kawasan SOR Arcamanik Minggu (10/11).

Dia juga menuturkan, bahwa untuk penanganan setelah kerusakan tersebut perlu adanya koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evaluasi dan mempercepat rekontruksi.

(cr2)

Loading...

loading...

Feeds