Ribuan Siswa Al Ma’soem Simak Tausiah Wagub Jabar

Yayasan Al Ma'soem menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang  dihadiri Wagub Jabar Uu Uu Ruzhanul Ulum.

Yayasan Al Ma'soem menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri Wagub Jabar Uu Uu Ruzhanul Ulum.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati Yayasan Al Ma’soem dengan menggelar tabligh akbar. Tak tanggung-tanggung, untuk memperingati
lahirnya Rasulullah ini, pihak Al Ma’soem mengundang Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum. Kehadiran orang nomor dua di Jabar itu, untuk memberikan tausiah kepada ribuan siswa, mahasiswa dan jajaran pengurus Yayasan Al Ma’soem di Dome Kampus Al Ma’soem Bandung, Jumat (8/11).


Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, inti dari peringatan Maulid Nabi Muhammad adalah meneladani segala hal yang telah dicontohkan oleh Rasulullah, baik secara tekstual maupun kontekstual.

” Secara tekstual, Nabi Muhammad telah membawa risalah kepada umatnya, risalah itu adalah ilmu agama, tak hanya ilmu agama secara kontekstual Rasul juga telah memberikan suri tauladan kepada umatnya. Oleh karena itu, momentum Mauludan yang digelar Yayasan Al Ma’soem adalah momentum untuk meniru dan meneladani ahlak Rasulullah baik dari segi keilmuan atau pun sunah-sunah yang harus dilakukan umat yang tercermin dari moral, ahlak dan budi pekerti yang luhur,” ujar Uu.

Terkait tantangan menghadapi era industri 4.0, Uu meminta seluruh pemuda dan siswa Al Ma’soem mampu berprestasi secara keilmuan dan memiliki iman yang kuat.

“Di samping harus menguasai disiplin ilmu-ilmu yang lain, seluruh siswa harus memiliki iman dan ketaqwaan kuat karena ini merupakan benteng dari segala sesuatu yang mungkin terjadi di kemudian hari, karena yang namanya manusia pasti ada anugerah dan musibah, ada peluang ada juga tantangan, dalam menghadapi peluang dan tantangan, tiada lain bentengnya adalah keimanan dan ketaqwaan. Keimanan dan ketaqwaan ini tidak bisa kalau tidak dipelajari, jadi untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan ini siswa harus paham ilmu agama tentang tauhid, fiqih maupun tasawuf, masing-masing ilmu harus dipahami. Ingat masyarakat sekarang sudah makin banyak, penduduk Jabar saja kini sudah mencapai 50 juta orang, semakin banyak penduduk maka seleksi dan persaingan hidup pun makin ketat, untuk menghadapi ini semua tak cukup keahlian, dibutuhkan juga keilmuan dan agama,” tandas Uu.

Sementara, Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Ceppy Nasahi Ma’soem mengatakan, kehadiran Wagub Jabar dalam kegiatan ini karena posisi dirinya sebagai panglima santri dan penceramah.

“Nabi Muhammad SAW sendiri memiliki banyak tugas baik sebagai utusan Allah maupun kepala negara dan kepala rumah tangga,” terang Ceppy. (nto)

Loading...

loading...

Feeds