Ciptakan SDM Berkompeten dan Bersertifikasi, BPJSTK Gelar Pelatihan Vokasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar program pelatihan vokasi. Pesertanya merupakan para pencari kerja ataupun mantan pekerja PHK, baik berakhirnya kontrak kerja maupun kejadian tertentu terkait perjanjian kerja.


Kepala Kantor Cabang Bekasi Cikarang, Achmad Fatoni mengatakan, program pelatihan vokasi yang bekerja sama dengan lembaga pelatihan ini diselenggarakan sebagai penunjang visi besar negara serta menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan bersertifikasi.

”Pelatihan vokasi ini merupakan program piloting untuk mendekatkan diri pekerja dengan kebutuhan pelaku usaha. Kami bekerjasama dengan dua lembaga pelatihan yaitu PT. Meta Atmi Didatic (Cikarang Techno Park) dan PT. Fuji Bijak Prestasi,” ucap Achmad, di Bekasi (10/10).

Pelatihan yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang dan LPK terbagi menjadi enam jenis pelatihan. Antara lain, pelatihan basic hospitality, pelatihan basic manufacturing, pelatihan bekerja pada ketinggian tingkat ii, pelatihan pengoperasian forklift, teknisi lisrik dan operator crane.

”Diharapkan dengan adanya program pelatihan vokasi ini, pekerja dapat kembali produktif dan bisa kembali bersaing di dunia kerja,” ujar Achmad.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Kuswahyudi mengatakan, ada beberapa hal bagi yang akan mendapatkan program ini antara lain, WNI dengan NIK valid, minimal kepesertaan 1 Tahun pada program BPJS Ketenagakerjaan dan sedang mencari kerja, ter-PHK baik dikarenakan berakhirnya kontrak kerja maupun kejadian tertentu yang dicantumkan dalam perjanjian kerja, usia maksimal 40 tahun.

“Di samping itu terdapat beberapa kriteria bagi keberlangsungan pelatihan agar terjaminnya mutu bagi peserta, antara lain, lembaga dengan izin operasional resmi, BLK milik pemerintah maupun swasta, memiliki minimal dua jenis modul pelatihan dan memiliki kerjasama dengan perusahaan penyerap tenaga kerja,” jelasnya.

Kata dia, alokasi serapan pelatihan vokasi ini tersebar dalam semua segmen pekerjaan, diantaranya pekerja pada industri digital dan kreatif, jasa kemasyarakatan, konstruksi, maritim, pengolahan dan wirausaha. Hingga Oktober 2019 jumlah peserta yang mengikuti pelatihan vokasi ini berjumlah total 194 peserta.

“Dengan rincian pelatihan basic manufacturing sudah terselenggara dalam delapan gelombang dengan total 174 peserta dan pelatihan basic manufacturing sudah terselenggara dalam 1 gelombang dengan total 20 peserta,” pungkasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds