Pegawai Disnaker Kabupaten Bandung Jadi Lebih Paham JKN-KIS

POJOKBANDUNG.com – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terhadap prosedur, hak dan kewajiban serta program peningkatan layanan yang tengah dikembangkan, BPJS Kesehatan menggelar sebuah kegiatan bertajuk BPJS Kesehatan Goes To Customer.


Kegiatan tersebut dilakukan serentak di seluruh Kantor Cabang dan kantor Kabupaten/Kota BPJS Kesehatan dan mengangkat tema Inovasi BPJS Kesehatan Untuk Kemudahan, Kepastian, dan Kecepatan Layanan Peserta Program JKN-KIS.

Termasuk di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Soreang, dimana pada Jumat (25/10) sekitar 50 orang para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung hadir dalam kegiatan yang berlangsung di kantor Disnaker Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan itu, Tini Wartini selaku Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Soreang menyampaikan sejumlah materi kepada peserta meliputi overview program JKN-KIS, prosedur pelayanan kesehatan, hak dan kewajiban peserta, tata cara pembayaran Iuran, kanal pendaftaran dan perubahan data peserta dalam program JKN-KIS, BPJS Kesehatan care center 1500400 serta memberikan tutorial bagaimana cara mendownload dan menggunakan aplikasi Mobile JKN.

Selain itu juga kegiatan yang dihadiri oleh Muslihat selaku Kepala Bidang Jaminan Sosial Disnaker Kabupaten Bandung mengatakan bahwa dirinya sangat berapresiasi terhadap kegiatan Sosialisasi Program JKN-KIS, terutama dalam pengetahuan tentang alur pelayanan kesehatan, hak dan kewajiban sebagai peserta JKN-KIS serta bagaimana cara mendapatkan informasi terkait keluhan, tata cara dan pengurusan administrasi kepesertaan.

“Adanya BPJS Kesehatan di kantor Disnaker tentunya sangat membantu kita dalam memahami bagaimana cara kita menggunakan manfaat dari program JKN-KIS ini, bagaimana kita tahu tentang hak dan kewajiban kita sebagai peserta, dan masih banyak juga yang bingung harus ke siapa kalau kita butuh informasi, maka dari itu bapak-ibu sekalian diharapkan lebih paham dan bisa meneruskan informasi kepada yang lain apalagi terhadap Badan Usaha,” ucap Muslih dalam sambutannya.

Muslih juga mengatakan dalam penutupan kegiatan tersebut bahwa setiap gaji pegawai ASN yang dipotong untuk iuran JKN-KIS maka kita harus ikhlas agar menjadi pahala karena telah menolong orang yang sakit dalam penggunaan manfaat JKN-KIS.

“Walaupun kita sudah menjadi peserta JKN-KIS tapi kita berharap dan selalu bersyukur karena telah diberikan kesehatan, tidak masalah apabila gaji kita dipotong, kita harus ikhlas agar orang lain yang membutuhkan dapat tertolong,” tutup Muslih.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds